Pertahanan Solid dan Serangan Balik Cepat Jadi Kunci Sukses Indonesia Kalahkan Thailand

oleh Abdi Satria diperbarui 27 Nov 2019, 09:15 WIB
Gelandang Timnas Indonesia U-22, Egy Maulana, mengambil tendangan bebas saat melawan Thailand U-22 pada laga SEA Games 2019 di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (26/11). Indonesia menang 2-0 atas Thailand. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Makassar - Timnas Indonesia U-22 mengawali kiprah di SEA Games 2019 dengan baik. Pada laga pertama di Grup B yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila, Selasa (26/11/2019), Egy Maulana Vikri dkk. mengalahkan tim kuat Thailand dengan skor 2-0.

Mantan asisten pelatih Persipura Jayapura, Tony Ho, menilai kunci kemenangan Timnas Indonesia U-22 berkat pertahanan solid dan efektif dalam melakukan serangan balik.

Advertisement

"Gol cepat yang dicetak Egy juga membuat moral dan motivasi pemain Timnas Indonesia U-22 langsung menaik," ujar Tony kepada Bola.com di Makassar.

Menurut pelatih berlisensi Pro-AFC ini, lini belakang Timnas Indonesia U-22 memperagakan permainan yang kompak. Dua bek sayap asal PSM Makassar, Asnawi Mangkualam dan Firza Andika, tampil lugas dalam menghalau serangan lawan. Keduanya juga kerap membantu kerja dua penyerang sayap cepat Indonesia, Egy dan Sadil Ramdani.

"Penampilan dua pemain senior, Evan Dimas dan Zulfiandi juga bagus sebagai penyeimbang plus melepaskan umpan terukur ke dua sisi sayap. Ini yang membuat Thailand kesulitan. Terutama di babak pertama," kata Tony.

Di sisi lain, Tony memuji strategi pelatih Indra Sjafri yang mampu membuat penampilan skuatnya tetap konsisten, meski Egy dan M. Rafli ditarik keluar karena cedera.

"Penampilan Indonesia tetap bagus. Gol kedua Indonesia yang dicetak Osvaldo Hay jadi bukti," jelas Tony.

Tony yakin Indra Sjafri sudah merancang strategi untuk membawa Timnas Indonesia U-22 memenangkan laga kedua melawan Singapura.

"Materi dan cara bermain Singapura agak berbeda dengan Thailand. Tapi, Indonesia bermain dengan semangat dan motivasi tinggi seperti saat mengalahkan Thailand, saya yakin kita bisa mengalahkan Singapura," pungkas Tony mengakhiri pembicaraan.

2 dari 2 halaman