Ganda Putra Indonesia Incar Gelar Juara di BWF World Tour Finals 2019

oleh Rizki Hidayat diperbarui 11 Des 2019, 07:30 WIB
Aksi Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon saat berlatih menjelang BWF World Tour Finals di Guangzhou, Senin (9/12/2019). (PBSI)

Bola.com, Guangzhou - Dua ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, akan ikut ambil bagian di BWF World Tour Finals 2019. Keduanya bertekad merengkuh titel juara.

Berdasarkan hasil undian, Kevin/Marcus menghuni Grup A. Berstatus unggulan teratas, Duo Minions akan berebut tiket ke semifinal dengan dua ganda putra Jepang, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe, serta satu wakil tuan rumah, Li Jun Hui/Liu Yu Chen.

Advertisement

Sementara itu, Ahsan/Hendra menempati posisi teratas di Grup B. Pasangan berjuluk The Daddies itu dikepung Lee Yang/Wang Chi Lin (Taiwan), Lu Ching Yao/Yang Po Han dan Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

"Saya rasa persaingan di Grup A lebih keras dibanding Grup B. Walaupun begitu, saya tetap mengingatkan kepada mereka untuk tetap waspada siapapun lawannya," kata kepala pelatih ganda putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, dalam rilis dari PBSI.

Pada Grup A BWF World Tour Finals 2019, The Minions punya catatan sepuluh kemenangan dari total 12 pertemuan atas Li/Liu. Sementara itu, kontra Kamura/Sonoda, Kevin/Marcus tercatat unggul 10-5.

Namun, ganda putra Indonesia peringkat satu dunia itu punya rekor kurang manis saat bersua Endo/Watanabe. Dari total lima pertemuan, Kevin/Marcus tercatat baru dua kali mengamankan kemenangan dari pasangan peringkat enam dunia itu.

2 dari 2 halaman

Incar Gelar Juara

Ekspresi ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, setelah menjuarai Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019, di Basel, Swiss, Minggu (25/8/2019). (PBSI)

Sementara itu, catatan head to head Hendra/Ahsan dengan para penghuni Grup B boleh dibilang paling diunggulkan. Sebab, The Daddies tertulis unggul 3-1 atas Lee/Wang, menang 1-0 dari Lu/Yang, dan unggul 4-1 atas Aaron/Soh.

"Peluang tetap terbuka untuk bisa ambil juara di turnamen ini dan itu harapan kami semua. Apalagi ini kan world tour final, jadi saya selalu ingatkan mereka untuk tetap fokus dari pertandingan awal," lanjut Herry Iman.

"Semua yang ikut di sini pemain top 8 dunia, jadi kekuatannya merata. Tetapi, saya percaya dengan kemampuan dua ganda putra kami,” ungkapnya.