AC Milan Ditahan Sampdoria, Ibrahimovic Gagal Selebrasi Layaknya Tuhan

oleh Aning Jati diperbarui 07 Jan 2020, 12:15 WIB
Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic berusaha mengejar bola dari kawalan para pemain Sampdoria pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro (6/1/2020). Ibrahimovic kabarnya mendapat bayaran 3,5 juta euro (Rp 54 miliar) per musim dari I Rossoneri. (AP Photo/Antonio Calanni)

Bola.com, Jakarta - Debut Zlatan Ibrahimovic untuk kali kali kedua bersama AC Milan bisa dibilang antiklimaks. Digadang-gadang tampil sensasional, pemain asal Swedia ini tidak jadi starter dan baru masuk dari kursi pemain cadangan pada menit ke-55.

Alhasil, ia tidak mampu berbuat banyak untuk membawa AC Milan mengalahkan tim tamu, Sampdoria, di Stadion Giuseppe Meazza, Senin malam WIB (6/1/2020).

Advertisement

I Rossoneri hanya mampu meraup satu poin saja dari pertandingan pekan ke-18 ini setelah bermain sama kuat tanpa gol alias 0-0.

Padahal, Zlatan Ibrahimovic mengklaim sudah menyiapkan selebrasi istimewa andai bisa mencetak gol pada debutnya lagi bersama AC Milan ini.

Ia berujar selebrasi itu ditujukannya buat kalangan fans I Rossoneri karena ia merasa punya ikatan dengan kalangan suporter, yang mayoritas masih mengelu-elukannya.

"Saya bisa merasakan emosinya, saya memiliki pemahaman bagus dengan fans AC Milan," kata Ibra, sapaan karib sang pemain.

"Saya ingin sekali mencetak gol dan merayakannya seperti layaknya Tuhan di bawah Curva," ujarnya.

Mantan pemain LA Galaxy dan Manchester United itu mengaku terharu dengan sambutan yang diberikan suporter I Rossoneri terhadapnya.

Meski gagal mencetak gol, kalangan fans menilai debut Ibrahimovic kali ini tetap berjalan positif karena pemain berusia 38 tahun ini memperlihatkan kualitas dan kepemimpinan selama bermain.

"Terima kasih AC Milan untuk segalanya," balas Ibra melalui akun Instagram personal setelah laga kontra Sampdoria.

2 dari 2 halaman

Kurang Pede

Striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic mengontrol bola saat bertanding melawan Sampdoria pada pertandingan lanjutan Liga Serie A Italia di stadion San Siro (6/1/2020). Ibrahimovic sebelumnya memperkuat AC Milan pada 2010-2012. (AP Photo/Antonio Calanni)

Lebih lanjut, setelah debutnya, Ibrahimovic melihat ada beberapa kekurangan dalam timnya. Dan ia tak segan mengungkapkannya.

"Anda dapat melihat bahwa tim ini masih kurang percaya diri, kami harus terus bekerja keras," tegasnya.

Sebelumnya, pelatih AC Milan, Stefano Pioli, kecewa dengan pemain lain yang dianggapnya tidak memberikan servis yang layak buat Ibrahimovic.

Piolli merasa Ibra kurang mendapatkan umpan-umpan matang sepanjang laga.

"Buat saya, Ibra memberikan dampak positif. Dia memberikan karakter di tim ini. Sepertinya Milan tak terbiasa memiliki pemain dengan kualitas fisik seperti Ibra miliki," kata Pioli.

"Makanya, Milan tak terbiasa mengirimkan umpan silang, padahal Ibra sudah siap menerima servis dari sayap maupun tengah."

"Sekarang tugas pemain adalah lebih sering melakukan umpan, bukan cuma sekadar umpan, melainkan umpan yang tepat," imbuh Piolli.

Sumber: Calciomercato

Berita Terkait