Sempat Diperkenalkan Persiraja, Diky Indrayana Justru Resmi Gabung Borneo FC

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 07 Jan 2020, 17:40 WIB
Penjaga gawang Bali United, M. Dicky Indrayana (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Bola.com, Samarinda - Borneo FC akhirnya menemukan pengganti Nadeo Argawinata untuk Liga 1 2020. Klub berjulukan Pesut Etam itu resmi memperkenalkan Diky Indriyana sebagai kiper baru, Selasa (7/1/2020).

"Setelah kehilangan Nadeo Argawinata yang berpindah ke Bali United dengan sistem fee transfer, Borneo FC dengan cepat langsung melengkapi pos kiper dengan merekrut Diky Indriyana. Dia akan bersaing dengan Gianluca Pandeynuwu dan Zulfikri untuk menjadi kiper utama," bunyi pernyataan resmi Borneo FC.

Advertisement

Diky Indrayana bergabung dengan Borneo FC dari Bali United. Kesepakatan ini diyakini sebagai pemulus kehadiran Nadeo di skuat Serdadu Tridatu.

Namun, ada drama di balik kepindahan Diky ke Borneo FC. Sehari sebelum diresmikan Borneo FC atau pada Senin (6/1/2020), kiper berusia 22 tahun itu telah diperkenalkan masuk skuat klub promosi Persiraja Banda Aceh.

Meski demikian, Presiden Borneo FC, Nabil Husien, menyambut antusias kedatangan Diky. Menurut Nabil, kehadiran Diky bakal menambah persaingan deretan kiper Borneo FC.

"Kami senang dia bisa bergabung. Diky bakal mengisi pos kiper di Borneo FC yang tersisa dua pemain saja. Persaingan yang bagus karena mereka semua pemain muda dan bisa berkembang," ujar Nabil.

Diky Indrayana bergabung dengan Bali United pada 2015 setelah menimba ilmu di akademi PSGC Ciamis. Kariernya di klub Pulau Dewata tidak terlalu cemerlang karena kalah bersaing dengan kiper senior dan hanya mencatatkan 29 penampilan.

2 dari 2 halaman

Rekrutan Keempat

Diky Indriyana menjadi pemain keempat Borneo FC pada awal musim 2020. Sebelumnya, klub asal Kalimantan Timur itu sudah merekrut Francisco Torres, Kevin Gomes, dan Andri Muliadri.

Borneo FC diprediksi masih akan merekrut banyak pemain lain untuk menyusun skuat pada Liga 1 2020. Apalagi pelatih Edson Tavares punya misi berat, yakni mampu mengantarkan Borneo FC untuk bersaing dalam perburuan gelar juara.

Berita Terkait