Bek Muda Persebaya Terkesan Berduet dengan Hansamu Yama

oleh Aditya Wany diperbarui 13 Jan 2020, 16:15 WIB
Rizky Ridho, bek muda Persebaya. (Bola.com/Adityaa Wany)

Bola.com, Surabaya - Duel Persebaya melawan Persis Solo dalam laga uji coba bertajuk Forever Game membuat bek muda Rizky Ridho terkesan. Bek muda Persebaya itu merasakan duet bersama Hansamu Yama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (11/1/2020).

Laga itu menjadi penampilan pertama Rizky di tim senior Persebaya setelah dipromosikan dari tim U-20. Lebih dari itu, dia sangat mengidolakan Hansamu Yama, yang akhirnya bisa tampil bersama di satu tim dalam sebuah pertandingan.

Advertisement

Rizky baru masuk pada menit ke-68 menggantikan Arif Satria. Sedangkan Hansamu tampil penuh selama 90 menit.

Kolaborasi dua pemain itu membuat Persebaya tidak kebobolan dalam laga uji coba yang berakhir dengan skor 4-0 itu.

"Terima kasih pada coach Aji Santoso (pelatih Persebaya) yang sudah memberi menit bermain untuk saya. Alhamdulilah, saya bisa berduet dengan idola saya, Hansamu Yama. Intinya, di sini saya ingin belajar terus pada senior-senior saya," kata pemain berusia 18 tahun itu.

Jarak usia dua pemain ini memang terhitung jauh. Hansamu lahir pada 1995, sementara Rizky lebih muda enam tahun, lahir pada 2001. Semasa masih junior, Rizky mengidolakan Hansamu yang telah menjadi salah seorang bek terbaik di Indonesia.

2 dari 2 halaman

Pemain Kunci di Persebaya U-20

Bek rekrutan baru Persebaya mulai musim 2019, Hansamu Yama Pranata. (Bola.com/Aditya Wany)

Rizky tercatat sebagai pemain Persebaya U-20 andalan dalam Elite Pro Academy U-20 2019. Dia juga memegang peran penting menjuarai ajang itu. Pemain satu ini juga menjadi kunci keberhasilan Timnas Indonesia U-19 lolos ke Piala AFC U-19 2020.

Pemain jebolan klub internal Persebaya, El Faza, itu tidak akan menyia-nyiakan kesempatan promosi ke tim senior. Dia akan mulai belajar musim ini karena berpotensi menjadi tumpuan lini depan Persebaya di masa mendatang.

"Di tim ini banyak pemain bagus. Kalau yang saya ambil dari Mas Yama adalah ketenangan, cara bermainnya, sama jiwa kepemimpinannya," imbuh wakil kapten Timnas Indonesia U-19 arahan Fakhri Husaini itu.