Striker Muda PSS Bangga Masuk Skuat Timnas Indonesia U-19 yang Dibawa ke Thailand

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 20 Jan 2020, 22:00 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19 saat menggelar sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Sleman - Timnas Indonesia U-19 di bawah naungan Shin Tae-yong menjalani pemusatan latihan di Thailand, 20 Januari sampai 1 Februari 2020. TC ini sebagai bagian dari persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 2021 yang mendapuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Satu diantara pemain yang dibawa ke Thailand adalah striker muda asal klub PSS Sleman, Saddam Emiruddin. Pemain jebolan Elite Pro Academy (EPA) PSS mengisi satu dari empat slot pemain depan Timnas Indonesia U-19.

Advertisement

Sebelumnya, Saddam Emiruddin ikut bersaing dalam seleksi yang dipusatkan di Cikarang. Dirinya mengaku bangga bisa menembus skuat dalam pemusatan latihan di Thailand. Pemain berusia 19 tahun tersebut bakal memaksimalkan kesempatan untuk terus menembus Timnas.

"Tentu bersyukur dan bangga bisa masuk ke Timnas. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini demi bisa tampil di Piala Dunia U-20 tahun depan," tutur Saddam Emiruddin, Senin (20/1/2020).

Potensi Saddam Emiruddin cukup besar untuk bisa tampil bersama Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20 mendatang. Setelah dipromosikan ke tim utama PSS pertengahan musim lalu, dirinya mendapatkan bekal yang cukup.

 

2 dari 2 halaman

Peran Seto Nurdiyantoro

Seto Nurdiyantoro. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Seto Nurdiyantoro cukup berperan memberinya pengalaman meski belum pernah tampil di laga resmi. Proram latihan rutin bersama para seniornya di PSS cukup menjadi pengalaman bagi

Saddam Emiruddin menambahkan jika mental dipersiapkannya selama menjalani rangkaian program dari Shin Tae-yong. Pemain jebolan Popwil Jawa Tengah ini juga mengaku sudah cukup beradaptasi, termasuk lama dalam satu tim dengan Bagus Kahfi dan Bagas Kaffa.

"Mental adalah hal yang paling utama dipersiapkan. Apalagi pelatih baru bakal tegas dan disiplin," jelasnya.    

Berita Terkait