Bonek dan Persebaya Tegaskan Tak Menolak Piala Dunia U-20 2021 di Surabaya

oleh Aditya Wany diperbarui 23 Jan 2020, 19:15 WIB
Logo Piala Dunia U-20 Indonesia 2021 (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Surabaya - Bonek dan Persebaya menegaskan tidak menolak penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 di Surabaya.

Sebelumnya, ada pernyataan di media sosial terkait Bonek, suporter Persebaya, mengenai Piala Dunia U-20 2021. Ada ungkapan yang dipelintir sehingga membuat Bonek seolah menolak ajang itu. 

Advertisement

Suporter Persebaya, Bonek, sempat beraksi dengan menyebarkan spanduk dan pamflet di seluruh penjuru Surabaya. Mereka mendesak Pemkot Surabaya untuk mengizinkan klub kebanggannya bertanding di Kota Pahlawan. 

Pemkot Surabaya, manajemen Surabaya, dan Bonek, sudah duduk bersama membahas hal itu. Dispora Surabaya mengizinkan klub berjulukan Bajul Ijo itu menggunakan dua stadion yang berada di Surabaya, yaitu Gelora Bung Tomo (GBT) dan Gelora 10 November (G10N).

Seperti diketahui, dua stadion itu bakal direnovasi untuk Piala Dunia U-20 2021. Persebaya sempat terancam dengan rencana itu. Bahkan, ada yang menyebut ajang yang membuat Indonesia menjadi tuan rumah itu mengusik keberadaan Persebaya.

“Tidak pernah ada pernyataan dari Bonek bahwa kami menolak Piala Dunia U-20 2021. Itu opini lain yang digiring untuk membenturkan kami dengan pihak lainnya. Bonek hanya berusaha membuat Persebaya berkandang di Surabaya,” kata Husin Ghozali, koordinator Bonek tribune utara kepada Bola.com. 

Video

2 dari 2 halaman

Telanjur Menyebar

Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, memberi dukungan saat tim kesayangannya bersua Persib Bandung pada laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (18/10/2019). (Bola.com/Aditya Wany)

Masalahnya, jagat media sosial sudah telanjur ramai dengan tagar “Piala Dunia sementara, Persebaya selamanya”. Itu seolah mengindikasikan penolakan. Beberapa akun media sosial lantas menyimpulkan Bonek terganggu dengan ajang itu. 

“Persebaya juga tidak pernah menolak Piala Dunia U-20 digelar di Surabaya. Itu agenda penting, bukan hanya membawa nama Surabaya, tapi juga Indonesia. Kami hanya ingin kejelasan kandang Persebaya,” ucap Ram Surahman, sekretaris Persebaya. 

Opini menyesatkan itu berpotensi membahayakan bagi Persebaya. Sebab, Kota Surabaya juga terancam batal ditunjuk menjadi satu di antara tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Sejauh ini, belum ada keputusan stadion mana yang bakal digunakan untuk ajang tersebut. 

Terlepas dari permasalahan itu, Persebaya kini tetap akan berlaga di Surabaya dan tidak menjadi klub musafir. GBT dan G10N akan direnovasi secara bergantian. Penggunakan dua stadion itu oleh Persebaya juga menyesuaikan jadwal renovasi.

Berita Terkait