Duel Madura United Vs Terengganu FC Digelar Terbuka

oleh Aditya Wany diperbarui 23 Jan 2020, 21:15 WIB
Madura United Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Terengganu - Suporter Madura United sempat merasa kecewa saat akan mendukung klub kebanggaannya. Mereka tidak diperkenankan masuk saat Madura United beruji coba melawan Johor Darul Ta’zim II di Stadion Tan Sri Dato’ Hassan Yunos, Johor Bahru, Selasa (21/1/2020).

Kini, mereka bisa mengobati kekecewaan dengan menghadiri pertandingan lain yang masih dalam rangkaian tur pramusim Madura United di Malaysia. Klub berjulukan Laskar Sape Kerap itu bakal menjajal kemampuan Terengganu FC di Stadion Sultan Ismail Nasiruddin Shah, Terengganu, Jumat (24/1/2020).

Advertisement

Duel ini dipastikan bisa digelar dengan kehadiran penonton. Sebab, panpel tim tuan rumah juga sudah memberi pengumuman harga tiket dan tempat pembeliannya lewat akun media sosial.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, berharap timnya bisa mendapat dukungan penuh dari suporter yang datang jauh dari Indonesia maupun Kuala Lumpur.

“Sebenarnya, pertandingan melawan Terengganu FC ini bisa menjadi obat pelipur lara dari Madura United dan para suporter. Laga itu saat ini infonya terbuka dan bertiket. Semoga, kami bisa bertemu di sana dan anak-anak bisa menghibur suporter dengan permainannya,” ucap pelatih yang karib disapa RD itu.

Status laga tertutup saat berjumpa JDT II membuat pihak Madura United kebingungan. Sebab, mereka baru diberi tahu saat tiba di lokasi pertandingan. Suporter Madura United juga langsung pulang karena tidak bisa masuk stadion.

 

Video

2 dari 2 halaman

Ingin Menghibur Suporter yang Kecewa

RD merasa tidak nyaman melihat suporter Madura United gagal menonton langsung pertandingan. Beberapa kali pelatih berusia 53 tahun itu menanyakan kondisi suporter klubnya yang harus kecewa.

RD mengaku ingin menemui langsung supporter yang berada di luar stadion setelah timnya menang 2-1 atas JDR II.

“Saya kasihan sebenarnya kepada para suporter yang sudah jauh-jauh dari Kuala Lumpur untuk menyaksikan Madura United bermain,” ucap mantan pelatih Tira Persikabo tersebut.

“Mereka tidak bisa masuk, kami juga lakukan negosiasi tapi tidak bisa. Saya dan yang lain sebenarnya mau menemui mereka setelah pertandingan, tapi mereka sudah keburu kembali,” tuturnya.

Berita Terkait