Odion Ighalo Bisa Seperti Eric Cantona di Manchester United

oleh Aning Jati diperbarui 04 Feb 2020, 07:45 WIB
Odion Ighalo (kiri) saat membela Timnas Nigeria di Piala Afrika 2019. (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Jakarta - Keputusan Manchester United meminjam Odion Ighalo dari klub Liga China, Shanghai Greenland Shenhua dengan status pinjaman pada bursa musim dingin 2020 jadi pro dan kontra.

Satu di antara yang melihat sisi positif dari peminjaman Odion Ighalo, yang dianggap secara dadakan ini, adalah Mark Bosnich.

Advertisement

Mark Bosnich menganggap perekrutan Ighalo memang harus dilakukan sebab Setan Merah kehilangan Marcus Rashford yang cedera, dan kondisi itu membuat amunisi di lini serang makin menipis pasca kepergian Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez.

"Ini sebuah perekrutan darurat," ucap mantan kiper asal Australia itu pada Sky Sports.

"Saya bisa mengerti banyak orang yang membicarakan soal mencari pemain dengan tidak menargetkan pada satu individu secara spesifik. Ya, tapi itu harus dilakukan dengan absennya Marcus Rashford," ujarnya.

"Empat besar masih mungkin untuk Manchester United. Mereka harus bergerak dan mendapatkan seseorang," lanjutnya.

Mark Bosnich tak mau kalangan suporter merasa pesimistis dengan kehadiran Odion Ighalo. Sebab, menurutnya striker berusia 30 tahun itu punya peluang memberikan efek masif pada skuat Manchester United.

2 dari 2 halaman

Tanpa Beban

Video highlights pemain terbaik Desember 2015 Premier League yang dinobatkan pada Odion Ighalo stiker Watford yang sudah mencetak 14 gol.

Bahkan ia mengklaim Ighalo bisa saja mengikuti jejak Eric Cantona, yang direkrut Setan Merah pada 1992.

"Pemain yang masuk (Ighalo) tidak punya beban, tak ada yang mengharapkan sesuatu yang tidak dapat dipercaya darinya. Tapi, mereka pasti membutuhkan seseorang dalam posisi itu," ujarnya.

"Anda tidak pernah tahu. Dulu sekali, Manchester United merekrut seorang pemain Prancis (Eric Cantona) di mana tidak ada seorang pun yang benar-benar berharap banyak darinya dan ia akhirnya membawa mereka ke salah satu musim paling sukses sepanjang masa," tuturnya.

Bersama Manchester United, Eric Cantona saat itu meraih total sembilan gelar juara. Empat di antaranya adalah gelar juara Premier League. Hingga kini Cantona mendapat status sebagai legenda hidup Setan Merah.

Di sisi lain, Odion Ighalo merupakan pilihan kesekian manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. Manajer asal Norwegia itu sebelumnya disebut meminati striker lain seperti Mario Mandzukic, Edinson Cavani, hingga Erling Braut Haaland.

 

Sumber Asli: Sky Sports

Disadur dari: Bola.net (Penulis/Editor: Dimas Ardi Prasetya. Published: 3/2/2020)

Berita Terkait