Madura United Gagal Kalahkan Bhayangkara FC karena Kurang Tenang

oleh Aditya Wany diperbarui 10 Feb 2020, 22:20 WIB
Skuat Madura United berselebrasi setelah menjebol gawang Bhayangkara FC dalam laga pertama Grup A Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan (10/2/2020). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Bangkalan - Madura United gagal memetik kemenangan dalam laga pertama di Grup A Piala Gubernur Jatim 2020. Laskar Sape Kerrab ditahan 1-1 oleh Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Senin (10/2/2020).

Bhayangkara FC unggul terlebih dulu berkat sundulan Achmad Jufriyanto di menit ke-34. Hanya tiga menit berselang, Madura United membalas lewat gol yang dicetak oleh Haris Tuharea pada menit ke-37.

Advertisement

Madura United sebenarnya diunggulkan dengan jumlah pemain di lapangan. Sejak menit ke-54, the Guardians terpaksa bermain dengan 10 personel saja lantara bek Lee Won-jae terkena kartu kuning kedua.

Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, menilai situasi itu seharusnya menguntungkan tim asuhannya.

"Ritme kami terlalu cepat. Kami perlu ketenangan dalam mengeksekusi peluang. Itu cukup memengaruhi kami saat unggul jumlah pemain," kata pelatih yang karib disapa RD itu.

"Beberapa peluang yang dikonversi terlihat terburu-buru. Kami terkadang kehilangan momen dengan ritme ini. Seperti gol Bhayangkara yang lahir karena kami kurang tenang. Akhirnya, lawan mendapat sepak pojok dan berbuah gol" imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Catatan RD

Duel Brian Ferreira (Madura United) vs M. Hargianto (Bhayangkara FC) dalam laga Grup A Piala Gubernur Jatim di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan (10/2/2020). (Bola.com/Aditya Wany)

Terlepas dari itu, Madura United kerap kelabakan menghadapi serangan yang dibangun Bhayangkara FC. RD menyebut beberapa skema yang telah disusun selama latihan masih belum berjalan dengan baik.

"Ada proses yang belum berjalan dengan baik. Kami coba membangun, tapi sempat juga blunder. Pemain mengeluarkan kemampuan sesuai yang saya inginkan, meski masih ada beberapa kekurangan," ucap pelatih berusia 53 tahun itu.

"Secara keseluruhan, ada beberapa yang sudah berjalan sesuai rencana. Variasi serangan kami cukup baik dalam menciptakan peluang. Kami tahu intensitas serangan kadang tidak sesuai hasil yang kami inginkan. Itu akan jadi saya catatan saya," tutur RD.

Berita Terkait