Bojan Hodak Puas PSM Menekuk PSS di Laga Perdana Shopee Liga 1 2020

oleh Abdi Satria diperbarui 02 Mar 2020, 00:15 WIB
Duel PSM vs PSS di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar (1/3/2020). (Bola.com/Abdi Satria)

Bola.com, Makassar - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, mengaku puas, meski anak asuhannya hanya menang tipis 2-1 atas PSS Sleman pada laga pekan pertama Shopee Liga 1 2020 di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar, Minggu (1/3/2020).

Mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 itu tak peduli gol kemenangan PSM Makassar semuanya tercipta lewat tendangan bola mati.

Advertisement

Gol pertama PSM dicetak Ferdinand Sinaga lewat tendangan bebas langsung pada menit ke-39. Sedangkan gol kedua lahir berkat sundulan Hussein El Dor memanfaatkan umpan tendangan bebas Ferdinand di menit ke-59.

Menurut Bojan, tidak mudah menghadapi situasi harus menang pada laga perdana sebuah kompetisi, kendati bermain di kandang sendiri.

"Pada pertandingan tadi, seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol karena PSM lebih dominan," jelas Bojan pada sesi jumpa media setelah pertandingan.

Pada kesempatan itu, Bojan memuji lini belakang yang dinilainya tampil apik.

"Serif Hasic dan Hussein bermain bagus pada pertandingan tadi. Mereka membuat kiper Hilmansyah praktis tidak banyak melakukan penyelamatan," ujar Bojan.

Khusus buat Hussein yang langsung mencetak gol pada laga perdananya di Liga 1, Bojan berharap bek berpaspor Lebanon itu tampil konsisten pada laga PSM Makassar selanjutnya.

"Mencetak gol sangat baik buat kepercayaan diri Hussein," kata Bojan.

2 dari 2 halaman

Apresiasi buat Giancarlo dan Ezra

Giancarlo Roriquez, striker PSM saat melawan PSS di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar (1/3/2020). (Bola.com/Abdi Satria)

Di sisi lain, Bojan tetap memberi apresiasi kepada striker Giancarlo Roriquez, meski belum mampu membuat gol PSM Makassar di laga perdana Liga 1 2020.

"Giancarlo sudah bekerja keras pada pertandingan tadi. Ia terlihat bermain dengan motivasi tinggi untuk selalu menjadi bagian dari permainan, meski sebagai pelatih, saya ingin ia lebih banyak di daerah pertahanan lawan," tutur Bojan.

Penilaian serupa ditujukan ke Ezra Walian, yang langsung menjadi starter pada kiprah perdananya bersama PSM musim ini pada kompetisi resmi.

"Ezra masih butuh waktu untuk mengembalikan kondisi dan sentuhannya. Saya pikir, apa yang dialami Ezra merupakan hal yang normal," kata Bojan.

Ezra baru tampil bersama PSM tahun ini karena terkendala status kewarganegaraan di Piala AFC 2020.

Terkait kartu kuning yang diterima Serif Hasic, Wiljan Pluim, dan M. Arfan, Bojan menilai wasit Moch Adung kurang jeli dalam mengambil keputusan.

"Mungkin saya salah. Tapi, coba anda melihat rekaman pertandingan tadi," pungkas Bojan mengakhiri pembicaraan.