Respons Dejan Antonic Perihal Ancaman Boikot Suporter PSS

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 08 Mar 2020, 05:45 WIB
Dejan Antonic memimpin skuat PSS Sleman berlatih di lapangan UII, Sleman, Selasa (3/3/2020) sore. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Sleman - PSS Sleman dalam bayang-bayang boikot para pendukungnya saat menjamu Tira Persikabo di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (8/3/2020). Pelatih PSS, Dejan Antonic merespons kondisi tersebut.

Dalam konferensi pers yang digelar Sabtu (7/3/2020) malam, Dejan sebenarnya tidak ingin berkomentar banyak terkait ancaman boikot suporter. Ia hanya berharap pemain tetap dalam motivasi tinggi saat duel kontra Tira Persikabo.

Advertisement

"Saya tahu suporter sangat penting bagi tim sebagai pemain ke-12. Namun, yang penting adalah pemain selalu dapat motivasi. Boikot atau tidak saya akan terus dukung penuh pemain, demi memenangkan pertandingan," terang Dejan Antonic.

Seperti diketahui, kelompok suporter PSS Sleman beraliran ultras, Brigata Curva Sud (BCS) masih memboikot seluruh pertandingan. Apabila delapan tuntutan mereka tak kunjung dipenuhi oleh investor klub.

Sementara kelompok suporter PSS lainnya, Slemania, tetap memberikan dukungan langsung di stadion. Meskipun dengan syarat tetap meminta manajemen klub serius mengelola PSS Sleman.

Video

2 dari 2 halaman

Persiapan Menghadapi Tira Persikabo

Pelatih baru PSS Sleman untuk Shopee Liga 1 2020, Dejan Antonic. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Mengenai persiapan menghadapi Tira Persikabo, Dejan Antonic telah menyusun taktik dan strategi demi raihan tiga poin dalam debutnya bersama PSS. Ia bertekad mengantarkan PSS Sleman meraih kemenangan perdana di Shopee Liga 1 2020.

Hampir seluruh pemainnya dalam kondisi siap tampil, hanya minus I Gede Sukadana yang masih cedera. Sementara empat pemain asing seperti Aaron Evans, Guilherme Batata, Zah Rahan, dan Yevhen Bokhasvili, dipastikan turun sejak menit pertama

"Tira Persikabo punya materi cukup bagus, tantangan besar bagi PSS. Saya sudah pelajari bagaimana permainan Tira. Terutama pemain asing mereka seperti Ciro Alves atau Alex Dos Santos Goncalves," jelas mantan pelatih Madura United itu.