3 Pemain yang Bisa Jadi Pembeda Saat PSM Menjamu Kaya Iloilo FC

oleh Abdi Satria diperbarui 10 Mar 2020, 07:30 WIB
Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak, saat melawan Persita Tangerang pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Sport Center Tangerang, Jumat, (6/3/2020). Kedua tim bermain imbang 1-1. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - PSM Makassar wajib mengalahkan Kaya Iloilo FC (Filipina) pada laga ketiga Grup H Piala AFC 2020 di Stadion Madya Senayan Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Tiga poin jadi harga mati demi mengamankan tiket semifnal zona Asean. Saat ini, Juku Eja tertinggal satu poin dari Kaya Iloilo dan Tampines Rovers (Singapura) yang sama-sama mengoleksi empat angka.

Advertisement

Situasi ini membuat pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak harus meracik strategi yang pas untuk mewujudkan target itu. Karena Kaya FC datang ke Jakarta dengan modal bagus.

Skuat besutan Yu Hoshide belum terkalahkan plus tanpa kebobolan dalam dua laga awal. Mereka pun memiliki margin dua gol.Secara produktivitas, PSM memang lebih baik. Di mana Juku Eja sudah empat kali menjebol gawang lawan di fase grup.

Tapi, klub kebanggaan Kota Daeng ini juga menyimpan celah dengan selalu kebobolan pada dua laga. Kondisi PSM jelang pertandingan juga tidak begitu baik.

Bojan dipastikan tidak bisa memainkan Wiljan Pluim dan Ezra Walian dengan alasan berbeda. Pluim masih menjalani sanksi. Sedang Ezra tak terdaftar karena status kewarganegaraan.

Bojan pun masih menunggu perkembangan Rizky Pellu yang menjalani perawatan intensif pada pergelangan kakinya usai laga kontra Persita Tangerang di Shoope Liga 1 2020, Jumat (6/3/2020).

Artinya, PSM butuh pemain pembeda pada laga nanti. Lalu siapa yang bakal jadi pemain kunci Juku Eja untuk mengalahkan Kaya FC? Ini tiga pemain pilihan Bola.com.

2 dari 4 halaman

Hilmansyah (Kiper)

Kiper berusia 23 ini membuktikan diri pantas jadi pilihan utama menggantikan peran dua seniornya, Miswar Saputra dan M. Syaiful. Pada dua laga awal yang dimainkan PSM Makassar di Shopee Liga 1 2020, Hilmansyah tampil apik dibawah mistar.

Termasuk saat Juku Eja bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Persita Tangerang (6/3/2020). Saat itu, kiper asli Makassar ini tercatat tiga kali melakukan penyelamatan gemilang.

Kalau Hilmasyah tampil konsisten bersama PSM, ia berpeluang masuk daftar panggil tim nasional senior. Kelemahan yang masih terlihat pada Hilmansyah adalah kehilangan konsentrasi di momen tertentu.

3 dari 4 halaman

M. Arfan (Tengah)

Penyerang PSM Makassar, Muhammad Arfan, meringis kesakitan saat melawan Persija Jakarta pada laga Liga 1 2019 di SUGBK, Jakarta, Rabu (28/8). Kedua tim bermain imbang 0-0. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Keras dan tanpa kompromi adalah ciri khas Makassar yang kental melekat pada diri M. Arfan. Kelebihan yang sekaligus menjadi kelemahan gelandang jangkar Juku Eja ini.

Laga kontra Kaya FC bakal jadi debut Arfan di fase grup Piala AFC 2020. Pada dua laga awal, ia harus absen karena mendapat kartu merah langsung saat PSM menjamu Lalenok United pada leg kedua play off.

Tanpa Wiljan Pluim yang masih menjalani sanksi, Arfan harus berjuang keras untuk menyeimbangkan permainan PSM. Apalagi Rizky Pellu belum pasti dimainkan karena terkendala cedera pergelangan kaki.

4 dari 4 halaman

Giancarlo Rodrigues (Depan)

Penyerang PSM Makassar, Giancarlo Rodrigues, mendapatkan pengawalan ketat dari gelandang Persita Tangerang, Eldar Hasanovic. (Bola.com/M. Iqbal Icshan)

Giancarlo Rodrigues absen mencetak gol pada dua laga terakhir PSM di pentas Shopee Liga 1 2020. Meski begitu, striker berpaspor Brasil ini tetap jadi pilihan utama di lini depan Juku Eja.

Kelebihan yang dimiliki Giancarlo adalah karakter dan militansinya di lapangan. Ia pun rajin bergerak untuk mengintip peluang.

Kalau ia mampu meredam emosinya yang kerap 'meledak', Giancarlo bakal jadi pembeda buat PSM. Bukan hanya sebagai pencetak gol tapi juga pembuka ruang buat Ferdinand Sinaga, rekannya di lini depan.

Berita Terkait