Milan Petrovic Ungkap Cara Negara Asalnya Memerangi COVID-19

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 24 Mar 2020, 19:40 WIB
Pelatih Perseru Badak Lampung, Milan Petrovic, saat melawan Persija Jakartapada laga Liga 1 2019 di Stadion Patriot, Bekasi, Minggu (1/9). Persija takluk 0-1 dari Badak Lampung. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Mantan pelatih Arema FC dan Badak Lampung FC, Milan Petrovic, angkat bicara soal kesuksesan negaranya dalam memerangi pandemi COVID-19. Milan Petrovic menyebut negaranya mampu menekan angkat kematian akibat virus corona ini berkat kedisiplinan masyarakat.

Pandemi COVID-19 tengah merebak di seluruh dunia. Indonesia kini tidak luput dari serangan virus yang berawal dari Wuhan, China, itu. Milan Petrovic mengakui virus tersebut juga masuk ke negara asalnya, Slovenia, di mana hingga saat ini hanya ada satu korban yang meninggal dunia karena virus tersebut.

Advertisement

"Slovenia merupakan negara kecil. Namun, masyarakat di sini sangat disiplin," ujar Milan Petrovic kepada Bola.net.

"Ada 380 orang yang terindikasi terjangkit corona di sini. Dari semua itu, hanya satu orang yang meninggal dunia hingga sejauh ini," lanjut pelatih yang musim lalu menangani Badak Lampung FC di Liga 1 2019 itu.

Menurut Milan, pemerintah Slovenia menerapkan kebijakan yang tidak jauh berbeda dari Indonesia. Sekolah diliburkan, para pegawai diminta bekerja dari rumah, dan area yang berpotensi mendatangkan kerumunan massa ditutup.

"Sekolah dilakukan dengan sistem daring. Kafe dan bar ditutup. Ini yang terjadi di negara kami," kata Milan.

"Kami hormat dan patuh pada aturan tersebut. Kehidupan sehari-hari tetap berjalan, tapi semua sesuai aturan pemerintah," imbuhnya.

 

Video

2 dari 2 halaman

Mendoakan Indonesia

Pelatih Badak Lampung FC, Milan Petrovic. (Bola.com/Erwin Snaz)

Saat ini, Virus Corona merebak di seluruh penjuru dunia, termasuk Indonesia. Satu per satu daerah mulai terdampak virus ini. Sampai berita ini ditulis, COVID-19 menjangkiti 579 orang di Indonesia. 49 orang sudah meninggal akibat virus ini.

Merebaknya virus ini pun berdampak kepada kompetisi sepak bola di Indonesia. PSSI menghentikan untuk sementara kompetisi sepak bola di Indonesia.

Penghentian ini dilakukan mulai Senin (16/03) ini. Rencananya, penghentian ini akan ditinjau lagi pada dua pekan mendatang.

Milan menilai dengan tingkat kematian penderita Corona yang tinggi, kondisi di Indonesia cukup memprihatinkan. Ia berharap agar kondisi di Indonesia bisa lekas membaik.

"Saya harap Indonesia bisa lekas bangkit dari kondisi ini. Kuncinya bisa dengan disiplin mematuhi aturan yang ada," tandas Milan Petrovic.

Disadur dari: Bola.net (Dendy Gandakusumah/Dimas Ardi Prasetya, published 23/3/2020)

Berita Terkait