PSIM Sudah Bayarkan Gaji Pemain 25 Persen pada Bulan Maret

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 02 Apr 2020, 14:45 WIB
PSIM tak mengirim wakil pada pertemuan klub Divisi Utama di Ciamis dan memilih menghadiri pertemuan yang digelar PT Liga Indonesia.

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta telah melakukan pemotongan gaji 75 persen mulai bulan Maret. Kebijakan ini sesuai dengan arahan dari PSSI setelah Liga 2 dibekukan dengan status force majeure karena wabah virus corona.

Manajer PSIM, David MP Hutauruk mengatakan, pemangkasan gaji 25 persen, dianggap sebagai solusi yang tepat karena kompetisi yang vakum.

Advertisement

"Untuk bulan Maret sudah kami bayarkan kemarin. Besarnya 25 persen sesuai arahan dari federasi," kata David, Kamis (2/4/2020).

"Kalau kami membuat kebijakan sendiri nanti takutnya malah ada kesalahan. Untuk itu kami ikuti saja arahan dari federasi," bebernya.

Mengenai rencana revisi kontrak, manajemen PSIM belum dapat memberikan jawaban pasti. Pihaknya masih menunggu kejelasan nasib  kompetisi Liga 2 2020.

Pada kompetisi musim ini, PSIM baru bermain sekali di wilayah barat Liga 2 2020, yakni saat menelan kekalahan 1-2 dari tuan rumah Sriwijaya FC (15/3/2020).

"Sekarang ini kondisinya semua serba belum pasti. Termasuk kapan pertandingan berjalan lagi, jadi belum bisa bicara soal kontrak. Revisi atau apa nanti tergantung adanya titik terang kompetisi," jelas David.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Kampanye Media

Petugas memeriksa alat pendukung perawatan pasien virus corona COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/3/2020). RS Darurat Penanganan COVID-19 dilengkapi dengan ruang isolasi, laboratorium, radiologi, dan ICU. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Disclaimer:

Bersama lebih dari 50 media nasional dan lokal, Bola.com ikut serta melakukan kampanye edukasi #amandirumah secara serentak di stasiun televisi, radio, koran, majalah, media siber, dan media sosial.

Bola.com secara intens akan memproduksi konten-konten edukasi informatif yang positif berkaitan dengan wabah virus Corona COVID-19 sebagai bagian gerakan moral bersama #medialawancovid19. Tolong bantu sebar seluas mungkin info positif ini ke seluruh lapisan masyarakat agar mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia dapat diputus.

Berita Terkait