Pemain Borneo FC Ikhlas Menerima Pemotongan Gaji saat Pandemi COVID-19

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 02 Apr 2020, 17:15 WIB
Borneo FC di Shopee Liga 1 2020. (dok. Borneo FC)

Bola.com, Samarinda - Manajemen Borneo FC telah melakukan pembicaraan dengan perwakilan pemain tim berjulukan Pesut Etam, Diego Michiels dan Javlon Guseynov, membahas kebijakan terkait pembayaran gaji selama periode darurat bencana sesuai arahan dalam surat keputusan PSSI.

Diego Michiels dan Javlon Guseynov pun menerangkan pemain bisa menerima kondisi tersebut. Menurut mereka, situasi saat ini memang sangat sulit karena darurat penyebaran COVID-19.

Advertisement

"Kami sudah diajak berdiskusi oleh manajemen tim. Jadi demi kepentingan bersama, kami sepakat," ujar Diego Michiels yang juga kapten Borneo FC seperti dilansir dari situs resmi klub.

Sama seperti diungkapkan oleh Diego Michiels, Javlon Guseynov yang maju sebagai perwakilan pemain asing juga bisa menerima keputusan tersebut. Apalagi keputusan ini harus diambil karena kondisi darurat yang tengah terjadi.

"Ini adalah situasi yang sulit bagi setiap orang, terutama bagi klub. Kami harus bisa memberikan dukungan dan saling memahami satu sama lain," ujar pemain asing Borneo FC itu.

 

Video

2 dari 2 halaman

Puji Pengertian Pemain

Pemilik PBFC Nabil Husein Said Amin Alrasydi. (Dokumentasi PBFC)

Keputusan yang diambil Borneo FC memang sesuai dengan keputusan yang ditelurkan oleh PSSI dalam surat keputusan bernomor SKEP/48/III/2020, di mana dalam poin mengenai pembayaran gaji, klub diwajibkan membayar maksimal 25 persen dari nominal kontrak untuk periode Maret hingga Juni 2020.

Presiden Borneo FC, Nabil Husein, memuji pengertian yang diperlihatkan oleh para pemain tim berjulukan Pesut Etam itu.

"Saya berterima kasih karena pemain bisa mengerti kondisi ini. Hal-hal positif inilah yang membuat saya terharu di tengah situasi yang sulit saat ini. Saya berharap semoga keadaan kembali normal dan kita semua dalam kondisi sehat," ujar Nabil.

Sumber: Borneo FC