Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Terjangkit Virus Corona

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 04 Apr 2020, 18:17 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Gong Oh-kyun, saat sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pemain mengikuti seleksi untuk memperkuat skuat utama Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Asisten pelatih Timnas Indonesia, Gong Oh-kyun, dinyatakan positif mengidap virus corona (COVID-19). Kepastian itu setelah pelatih asal Korea Selatan tersebut menjalani dua kali rapid test pada Jumat (3/4/2020), di salah satu rumah sakit di Jakarta.

Selain Gong, empat pelatih asal Korea Selatan lainnya yakni Shin Tae-yong, Kim Hae-woon, Kim Woo-jae dan Lee Jaehong juga menjalani pemeriksaan dan tes virus corona di rumah sakit tersebut. Empat pelatih ini dinyatakan negatif virus Corona. 

Advertisement

"Kami mendoakan agar coach Gong Oh Kyun cepat pulih dan dapat beraktivitas secara normal lagi nantinya. Saya yakin ia kuat dan tetap dalam motivasi yang tinggi untuk melawan virus corona," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, melalui rilis yang diterima Bola.com

"Kami juga telah memberitahukan hal ini kepada pihak Kedutaan besar Korea Selatan di Indonesia," imbuh pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut. 

Setelah dinyatakan positif virus corona, Gong Oh-kyun batal pulang ke Korea Selatan. Sementara, dengan izin PSSI, manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong bersama pelatih Kim Hae-woon, Kim Woo-jae dan Lee Jaehong sudah bertolak ke Korea Selatan pada Jumat (3/4/2020) malam. Gong merupakan asisten pelatih Korea Selatan saat menjadi runner up Piala Dunia U-20 tahun 2019 lalu di Polandia. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

PSSI Sudah Lakukan Tindak Pencegahan

Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Iriawan menambahkan sebelumnya sebagai tindakan pencegahan, PSSI telah melaksanakan beberapa prosedur seperti menetapkan protokol bekerja dari rumah (Work From Home) bagi seluruh karyawan PSSI sejak 16 Maret 2020. Selain itu, melakukan penyemprotan disinfektan di kantor PSSI.

PSSI juga sudah meminta pelatih, pemain dan karyawan untuk self monitoring sambil menerapkan kebijakan social and physical distancing.

Selain itu, PSSI juga sudah menerapkan protokol kewaspadaan pencegahan Covid-19 bagi kegiatan keolahragaan yang dikeluarkan oleh Kemenpora pada 17 Maret lalu.