Deretan Kiper dengan Statistik Terburuk di 5 Liga Top Eropa: Termasuk Pemain Borussia Dortmund

oleh Rizki Hidayat diperbarui 05 Apr 2020, 08:00 WIB
Ilustrasi penjaga gawang

Bola.com, Jakarta - Peran penjaga gawang di sebuah klub amat vital. Penampilan bagus atau jelek seorang kiper bakal memengaruhi hasil yang didapat klub yang dibela.

Satu di antara penjaga gawang yang kerap memperlihatkan performa impresif adalah Marc-Andre ter Stegen. Pemain Timnas Jerman itu merupakan tembok terakhir di lini pertahanan Barcelona.

Advertisement

Pada musim ini, Ter Stegen tampil dalam 34 pertandingan di seluruh ajang. Dari 34 laga itu, kiper berusia 27 tahun tersebut mampu mencatatkan 11 clean sheet dan kebobolan 34 gol.

Selain Marc-Andre ter Stegen, kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, juga tampil gemilang pada musim ini. Dari 32 pertandingan yang sudah dijalani bersama El Real, Courtois berhasil mencatatkan 15 clean sheet dan hanya kebobolan 26 gol.

Berkat kontribusi penjaga gawang Timnas Belgia itu, Madrid menjadi klub yang paling sedikit kebobolan di La Liga 2019-2020. Los Blancos yang berada di peringkat kedua klasemen liga baru kemasukan 19 gol dari 27 pertandingan, berbanding 31 gol yang bersarang ke gawang Barcelona.

Meski begitu, tak sedikit juga kiper yang tampil buruk pada musim ini. Berikut ini adalah daftar penjaga gawang dari lima liga top Eropa dengan statistik terburuk pada musim 2019-2020, berdasarkan data dari Opta.

Video

2 dari 4 halaman

Bundesliga dan La Liga

Kiper Espanyol, Diego Lopez (kanan) menghalau bola dari kejaran pemain Barcelona, Gerard Pique pada laga Cpa Del Rey di RCDE Stadium, Cornella de Llobregat, (17/1/2018). Barcelona kalah 0-1. (AFP/Josep Lago)

Bundesliga:

  • Paling Banyak Kebobolan: Jiri Pavlenka (Werder Bremen/53 gol)
  • Persentase Penyelamatan Terburuk: Roman Burki (Borussia Dortmund/53,62 persen)
  • Akurasi Umpan Terburuk: Tomas Koubek (FC Augsburg/54,89 persen)
  • Akurasi Sapuan Terburuk: Leopold Zingerle (SC Paderborn/0 persen)

La Liga:

  • Paling Banyak Kebobolan: Diego Lopez (Espanyol/46 gol)
  • Persentase Penyelamatan Terburuk: Juan Soriano (Leganes/55 persen)
  • Akurasi Umpan Terburuk: David Soria (Getafe/40,79 persen)
  • Akurasi Sapuan Terburuk: Unai Simon (Athletic Bilbao/33,33 persen)
3 dari 4 halaman

Ligue 1 dan Premier League:

Pemain Manchester City, Gabriel Jesus (tengah) melompati pemain Everton Jordan Pickford saat bertanding dalam Liga Inggris di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Sabtu (15/12). Manchester City menang 3-1. (AP Photo/Rui Vieira)

Ligue 1:

  • Paling Banyak Kebobolan: Regis Gurtner (Amiens/50 gol)
  • Persentase Penyelamatan Terburuk: Baptiste Reynet (Toulouse/58,62 persen)
  • Akurasi Umpan Terburuk: Alexandre Oukidja (Metz/46,04 persen)
  • Akurasi Sapuan Terburuk: Steve Mandanda (Marseille), Walter Benitez (Nice) (50 persen)

Premier League:

  • Paling Banyak Kebobolan: Jordan Pickford (Everton/46 gol)
  • Persentase Penyelamatan Terburuk: Angus Gunn (Southampton/54,55 persen)
  • Akurasi Umpan Terburuk: Dean Henderson (Sheffield United/35.25 persen)
  • Akurasi Sapuan Terburuk: Tim Krul (Norwich City/75 per cent)
4 dari 4 halaman

Serie A:

Striker Inter Milan (kanan) Romelu Lukaku menaklukkan kiper Lecce Gabriel Ferreira pada laga Seri A di Stadio Giuseppe Meazza, Senin (26/8/2019) atau Selasa dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Serie A:

  • Paling Banyak Kebobolan: Gabriel (Lecce/47 gol)
  • Persentase Penyelamatan Terburuk: Pierluigi Gollini (Atalanta/60,76 persen)
  • Akurasi Umpan Terburuk: Marco Silvestri (Hellas Verona/40,42 persen)
  • Akurasi Sapuan Terburuk: Marco Silvestri (Hellas Verona/66.67 per cent)

Sumber: Sportskeeda

Berita Terkait