Jorginho Ungkap Penyesalan Terbesar ketika Gabung Napoli

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 25 Apr 2020, 00:44 WIB
3. Jorginho - Jorginho merupakan aset berharga yang dimiliki oleh Chelsea. Begitu padunya taktik sang menejer, Maurizio Sarri menjadi kunci dari kesuksesan pemain timnas Italia tersebut. (AFP/Ben Stansall)

Bola.com, London - Gelandang Chelsea, Jorginho, mengungkap penyesalan terbesar ketika ia membela Napoli pada 2014-2018. Jorginho mengaku tidak maksimal pada musim pertamanya di Naples.

Gelandang itu berbicara dengan grup komedi, Gli Autogol dalam diskusi langsung via Instagram, membahas kariernya di Napoli, Chelsea, dan Timnas Italia.

Advertisement

“Pada musim pertama di Napoli, saya berlibur di Brasil dan tidak melakukan apa pun selama sebulan. Saya hanya duduk, tidak berlatih dan makan banyak. Saya benar-benar tidak sehat ketika kembali ke Naples dan kehilangan tempat saya di tim, karena Rafa Benitez tidak lagi mempercayai saya," ucapnya.

“Dia benar sekali, ada rekan satu tim dalam kondisi yang jauh lebih baik daripada saya saat itu. Kembali, saya tidak akan mengambil liburan itu," katanya.

Ketika Maurizio Saari gabung pada musim panas 2015, dari situlah awal karier Jorginho naik.

"Saya memiliki tahun-tahun penting di Napoli dan itu sangat emosional ketika ibu dan istri saya datang untuk menyaksikan kami memenangkan Final Coppa Italia di Roma," kata pemain berusia 28 tahun itu.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Faktor Sarri

Pelatih Chelsea Frank Lampard (kanan) dan pemain Jorginho menyapa suporter pada akhir laga menghadapi Bayern Munchen pada pertandingan babak 16 besar Liga Champions di Stamford Brige Stadium, London, Inggris, Selasa (25/2/2020). Bayern Munchen menang dengan skor 3-0. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Jorginho juga mengungkap peran besar Sarri dalam kariernya. Dia juga ikut pindah ke Chelsea dengan Sarri.

“Sarri adalah pelatih yang luar biasa dalam hal taktik. Dia mempersiapkan dengan sangat rinci sehingga dia tahu jawaban untuk setiap pertanyaan yang Anda tanyakan kepadanya. Saya sedikit kesulitan pada awalnya, tetapi sekarang saya bisa berbicara bahasa Inggris dengan lebih lancar dan berkomunikasi, itu jauh lebih mudah. ," kata Jorginho.

"Final Liga Europa bersama Chelsea adalah kenangan indah lainnya."

 

Sumber: Football Italia

 

Berita Terkait