Bola.com, Jakarta - Menteri Kebudayaan Inggris, Oliver Dowden mengusulkan agar pertandingan-pertandingan Premier League 2019-2020 yang tertunda nantinya bisa dinikmati semua orang secara gratis di televisi.
Status mengenai kapan Premier League akan digulirkan kembali masih tanda tanya. Namun, opsi terbaik yang muncul ke permukaan adalah menggelarnya tanpa penonton.
Dowden mengatakan, ia telah melakukan pembicaraan dengan organisasi olahraga Inggris tentang kapan waktu terbaik. Karena belum mendapatkan jawaban yang memuaskan, ia lantas mengusulkan hal tersebut.
"Saya bilang ke Premier League, bakal jadi sinyal kurang bagus ketika ajang olahraga sudah digelar tanpa penonton dan publik tak memiliki akses untuk menikmati sajian-sajian penting," kata Dowden.
Dowden sadar bahwa Premier League bergantung pada pendapatan dari hak siar, dan official broadcast mendapat sponsor dengan segala tetek bengek skema marketing. Oleh karena itu, harus ada elemen proteksi selain meningkatkan akses penyiaran.
"Premier League sedang menimbang usulan kami," lanjut Dowden.
Video
Dipegang Sky, BT, dan Amazon
Tiga pemegang hak siar Premier League dimiliki oleh tiga perusahaan besar, yakni Sky, BT Sports, dan Amazon. Penyiaran lalu disebarkan secara on-demand ke negara-negara lain lewat platform tertentu mau pun langsung ke stasiun televisi lokal.
Di Indonesia, hak siar Premier League dipegang oleh Mola TV.
Sumber: BBC