Sir Alex Ferguson Bikin Manchester United Terguncang Saat Memutuskan Pensiun

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 27 Apr 2020, 13:00 WIB
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Liverpool. Meski kalah, pada musim ini Setan Merah tetap berhasil meraih gelar Liga Inggris. (AFP/Andrew Yates)

Bola.com, Manchester - Mantan bek Manchester United, Rafael da silva mengklaim pensiunnya Sir Alex Ferguson membuat klub yang bermarkas di Old Trafford itu terguncang dan sampai saat ini masih belum bisa pulih dari situasi tersebut.

Sir Alex Ferguson menangani Setan Merah mulai 1986. Ia berhasil membuat Manchester United mendominasi kompetisi domestik di Inggris.

Advertisement

Pada akhirnya Ferguson juga berhasil meraih apa yang ia cita-citakan. Ia membuat Manchester United berhasil mendepak Liverpool dari singgasananya sebagai klub tersukses di Inggris.

Ferguson kemudian menyatakan pensiun pada 2013. Setelah kepergian manajer asal Skotlandia itu, prestasi Manchester United terjun bebas. Mereka kesulitan untuk bersaing dengan tim-tim besar Premier League lainnya untuk meraih gelar juara liga.

Sir Alex Ferguson menukangi Manchester United selama 29 tahun. Dengan durasi itu dan dengan kesuksesan yang diraihnya, tentu saja ia memiliki pengaruh besar bagi Setan Merah.

Sayangnya, ketika pergi ia meninggalkan lubang besar di klub. Rafael da Silva mengatakan semua orang di Old Trafford terguncang dengan keputusan Ferguson dan efeknya seperti terus terasa sampai saat ini.

"Ketika ia pergi, hal itu mengejutkan semua orang," ucap Rafael kepada ESPN.

“Baginya itu bagus karena ia pergi setelah melewati Liverpool untuk mendapatkan gelar terbanyak, tapi saya ingin ia tetap bertahan selama tiga atau empat tahun lagi. Hal itu benar-benar mengejutkan, bukan hanya untuk saya tetapi untuk semua pemain," ungkapnya.

“Banyak hal terjadi [setelah itu]. Ia tinggal untuk waktu yang sangat lama dengan struktur dan orang-orang yang sama. Kemudian manajer baru datang dan apa yang akan ia lakukan? Berapa banyak orang yang ia bawa? Apa yang akan ia ubah setelah kemenangan 27 tahun? Sulit ketika seorang pria datang dan seperti itu," lanjut mantan bek Manchester United itu.

Video

2 dari 2 halaman

Bimbingan Ferguson

Rafael Da Silva - Rafael menampilkan kualitas dan konsistensi selama berada di tim utama Manchester United. Musim terbaiknya datang sebagai bek kanan pilihan utama ketika Manchester United memenangkan liga pada 2012-2013. (AFP/Olly Greenwood)

Rafael da Silva direkrut oleh Sir Alex Ferguson ke Manchester United pada 2008. Bek asal Brasil ini kemudian membeberkan bahwa Ferguson selalu melindunginya dan membimbingnya menjadi seorang pemain yang lebih profesional.

"Semua orang tahu tentang mentalitas pemenang yang dimilikinya, tapi ia adalah orang yang membantu semua orang. Tidak hanya membantu melakukan hal-hal yang baik sepanjang waktu, tapi juga memberi tahu mereka cara untuk melakukan sesuatu. Ia melakukan itu dengan saya dan kakak saya berkali-kali," kenangnya.

"Ia tidak banyak berbicara dengan kami karena memang kami pendiam. Kami tidak melakukan banyak hal konyol, tapi ketika kami melakukannya ia akan memberi tahu kami," sambungnya.

Rafael pun mengingat sebuah momentum di mana Sir Alex Ferguson memberikan peringatan kepadanya karena bakal pergi ke Liverpool untuk menyaksikan pacuan kuda.

“Saya ingat suatu waktu, saya mulai menyukai balap kuda. Kami pergi ke pacuan kuda di Liverpool. Hari berikutnya ia tahu kami pergi ke sana dan memanggil saya dan saudara saya ke kantornya. Ia berkata, 'Saya tahu Anda pergi ke balap kuda, Anda tahu ke mana Anda pergi?' Kami berkata: 'Itu di Liverpool', dan ia hanya berkata, 'Hati-hati ke mana Anda pergi.' Kami tidak melakukan banyak hal konyol, tapi ia ingin memberi tahu kami untuk berhati-hati dengan apa yang kami lakukan dan ke mana kami pergi," kenangnya.

Sumber: ESPN

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 26/4/2020)