Berakhirnya Dinasti Ferguson Dipengaruhi Istri, Dimulainya Keruntuhan Manchester United

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 09 Mei 2020, 12:00 WIB
Sir Alex Ferguson Memegang Tropi Liga Premier Inggris. (AFP/Andrew Yates)

Bola.com, Jakarta - Pada 8 Mei 2013, Manchester United (MU) resmi mengakhiri kerjasamanya dengan Sir Alex Ferguson. Saat itulah Setan Merah mulai mengalami keruntuhan.

Ditunjuk sebagai manajer MU pada tahun 1986, Fergie bukannya tidak pernah digosipkan pensiun. Pada tahun 2002 ia sempat menyatakan ingin pensiun karena pada saat itu usianya sudah mulai memasuki kepala enam.

Advertisement

Namun isu pensiunnya Fergie itu menguap begitu saja. Sang manajer terus menangani Setan Merah sehingga ia berhasil memenuhi ambisinya yaitu membawa United menyalip Liverpool dalam jumlah trofi Premier League.

Di musim 2012/13 tidak ada tanda-tanda bahwa Fergie akan pensiun. Ia pada saat itu benar-benar sakit hati setelah gelar juara musim sebelumnya ditelikung oleh Manchester City.

Namun sekitar dua minggu setelah Manchester City memastikan diri mengunci gelar EPL musim 2012/13, Fergie membuat keputusan yang mengejutkan. Ia memutuskan pensiun dari Manchester United pada tanggal 8 Mei 2013.

 

Video

2 dari 3 halaman

Dipengaruhi Istri

Alex Ferguson dan Cristiano Ronaldo (AFP PHOTO/ ANDREW YATES)

Keputusan Fergie untuk pensiun di tahun 2013 itu menimbulkan tanda tanya besar. Pasalnya tidak ada angin dan tidak ada hujan, Manajer legendaris itu memutuskan mundur dari jabatannya.

Dalam salah satu sesi wawancara yang pernah ia lakukan, Fergie mengakui bahwa keputusannya untuk pensiun tidak terlepas dari sosok sang istri, Cathy.

Sang istri meminta Ferguson pensiun setelah saudara kembar Cathy, Bridget meninggal dunia di tahun 2012. Cathy merasa terpukul atas kepergian saudarinya itu sehingga Fergie merasa tidak benar untuk terus meninggalkan sang istri ketika ia benar-benar membutuhkannya. Itulah mengapa ia memutuskan untuk pensiun di akhir musim 2013.

 

3 dari 3 halaman

Rontok

Kehadiran Sir Alex Ferguson sebagai pelatih MU menjadi perusak hegemoni kekuasaan Liverpool. Pria Skotlandia itu berhasil mempersembahkan 13 gelar juara Liga Inggris untuk Setan Merah. (AFP/Paul Ellis)

Keputusan Fergie untuk pensiun itu benar-benar bak gledek di siang bolong bagi para fans Manchester United.

Patrice Evra mengatakan bahwa Fergie pernah mengatakan beberapa bulan sebelum ia pensiun bahwa ia paling tidak masih 10 tahun lagi menangani Manchester United. Begitu juga dengan Robin van Persie yang memutuskan pindah ke Arsenal di tahun 2012 berkat ajakan Fergie.

Sebelum menggelar konferensi pers terkait keputusannya pensiun, Fergie mengumpulkan para pemain United di Carrington. Ia meminta maaf kepada para pemain atas keputusannya itu.

Keputusan Fergie untuk pensiun itu menjadi awal dari kehancuran Manchester United. Sejak pelatih asal Skotlandia itu Manchester United tidak pernah memenangkan trofi Premier League lagi.

Ada sosok David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho yang didapuk menjadi suksesor Fergie. Namun pelatih-pelatih top itu gagal untuk mengikuti jejak Fergie di Old Trafford.

Sumber asli: Berbagai sumber

Disadur dari: Serafin Unus Pasi (published 9/5/2020)

Berita Terkait