Jajaran 4 Deep-lying Playmaker Terbaik untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 11 Nov 2020, 19:03 WIB
Trivia - Deep Lying Playmaker Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Posisi lini tengah memiliki peran vital dalam dunia sepak bola. Hal inilah yang harus diasah Timnas Indonesia untuk meraih kesuksesan di Piala AFF 2020.

Lini tengah biasanya dihuni gelandang bertahan, gelandang tengah, dan gelandang sayap. Selain itu, ada juga deep-lying midfielder yang posisinya di antara lini tengah dan lini belakang.

Advertisement

Posisi tersebut sejatinya bukan peran baru dalam dunia sepak bola. Pesepak bola terkenal dunia semisal Andrea Pirlo, Luka Modric, hingga Sergio Busquets bermain di posisi tersebut.

Secara tak sadar, sebenarnya para deep-lying midfielder memiliki peran yang penting yakni untuk menjadi penjembatan antara lini belakang dan lini depan. Tugasnya hanya satu, yakni untuk mengalirkan bola sesuai dengan visi bermain yang dimiliki, bukan merebut bola dari penguasaan lawan.

Kehadiran deep-lying midfielder memungkinkan sebuah tim memiliki alur serangan balik yang cepat. Setelah mendapatkan bola dari penguasaan lawan, deep-lying midfielder biasanya langsung mengoper bola lambung kepada rekannya di lini depan.

Posisi deep-lying midfielder akan terlihat jika dimainkan dalam skema 4-3-3, 4-2-3-1, dan 4-3-2-1. Posisi tersebut mengandalkan permainan yang mengalir untuk tim yang memiliki filosofi penguasaan bola.

Bola.com memilih empat pemain dengan peran  deep-lying midfielder terbaik yang ada di Indonesia. Para pemain ini layak diberikan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya di Timnas Indonesia pada Piala AFF 2020 nanti di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 5 halaman

Syahrian Abimanyu

Pemain Timnas Indonesia U-22, Syahrian Abimanyu, mengontrol bola saat latihan di Stadion Rizal Memorial, Manila, Jumat (22/11). Latihan ini persiapan jelang laga SEA Games 2019. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Syahrian Abimanyu merupakan gelandang masa depan yang dimiliki Indonesia. Pemain Madura United itu masih berusia 21 tahun, tapi sudah mendapatkan peran penting.

Syahrian Abimanyu merupakan deep-lying midfielder yang selalu membantu proses transisi dari menyerang ke bertahan dan bertahan ke menyerang.

Kemampuan yang dimilikinya adalah menjadi pengalir bola ke lini depan. Hal itulah yang membuat Syahrian Abimanyu layak dipromosikan ke Timnas Indonesia senior pada Piala AFF 2020.

3 dari 5 halaman

Dedi Kusnandar

Dedi Kusnandar serius menjalani latihan Timnas Indonesia di Stadion Manahan Solo Jawa Tengah, Sabtu (23/9/2016). (Bola.com/Peksi Cahyo)

Dedi Kusnandar memiliki peran sebagai gelandang tengah. Posisi tersebut memungkinkannya untuk menjadi pengatur tempo serangan.

Pada Piala AFF 2016, Dedi Kusnandar dipercaya pelatih Alfred Rields sebagai deep-lying midfielder Timnas Indonesia. Peran tersebut semakin matang sampai saat itu yang membuatnya menjadi pilihan utama di lini tengah Persib Bandung.

Dedi Kusnandar dikenal sebagai pemain yang kerap mengalirkan bola dengan visi bermainnya. Perannya semakin jelas terlihat ketika tim yang dibelanya memiliki banyak penguasaan bola.

4 dari 5 halaman

Zulfiandi

Pemain Timnas Indonesia U-22, Zulfiandi, mengirim umpan saat latihan di Lapangan F Senayan, Jakarta, Jumat (15/11). Latihan ini persiapan jelang Sea Games 2019 Filipina. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Zulfiandi merupakan gelandang kreatif yang dimiliki Indonesia. Pemain asal Aceh itu memiliki peran sebagai deep-lying midfielder yaitu menjadi motor serangan atau penjembatan antara lini belakang dan lini depan.

Zulfiandi memiliki permainan lugas dan kemampuan skil individu yang mumpuni. Itulah yang membuat Zulfiandi selalu menjadi langganan di Timnas Indonesia.

Zulfiandi masih berusia 24 tahun dan layak untuk dicoba di Piala AFF 2020 nanti. Menarik untuk menyaksikan kiprah gelandang Madura United itu.

5 dari 5 halaman

Evan Dimas

Pemain Timnas Indonesia, Evan Dimas, mengontrol bola saat latihan di SUGBK, Jakarta, Senin (12/11). Latihan ini persiapan jelang laga Piala AFF 2018 melawan Timor Leste. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Evan Dimas merupakan talenta terbaik di lini tengah yang ada di Indonesia saat ini. Pemain berusia 25 tahun itu selalu mendapatkan peran krusial di lini tengah.

Tak sekadar membantu serangan, Evan Dimas juga turun membantu pertahanan meskipun bukan sebagai gelandang bertahan. Selain itu, pemain Persija Jakarta itu juga bisa diandalkan dalam urusan mencetak gol.

Menjadi peran pemain serba bisa membuat Evan Dimas sering mendapatkan panggilan Timnas Indonesia. Meskipun memiliki keahlian sebagai gelandang tengah, Evan Dimas juga bisa menjadi gelandang serang, gelandang bertahan, dan deep-lying playmaker.

Berita Terkait