Persipura Minta Iwan Bule Jeli dan Hati-Hati Memilih Pejabat Baru di PSSI dan PT LIB

oleh Gatot Susetyo diperbarui 22 Mei 2020, 06:00 WIB
Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Bola.com, Jayapura - Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, kembali berkomentar terkait PT Liga Indonesia Baru. Kali ini BTM, panggilan akronim Benhur Tomi Mano, secara tegas mengingatkan Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, agar jeli dan cermat memilih pejabat baru PT LIB sebagai pengganti empat sosok yang telah mengundurkan diri pada pekan ini.

Keempat pejabat PT LIB yang mundur dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa adalah Sonhadji, Hasani Abdulgani, Hakim Putratama, dan Cucu Somantri.

Advertisement

"Kami sekali lagi memohon kepada rekan-rekan pengelola dan pemilik klub Liga 1, serta Ketua Umum PSSI agar menimbang dengan cermat untuk beberapa posisi yang sedang kosong, baik di PSSI maupun di PT LIB," kata BTM mengawali pernyataannya lewat rilis resmi klub.

Menurut BTM, PT LIB adalah operator kompetisi yang tugas dan posisinya harus profesional dan independen.

"Jelas tidak mungkin di sana diisi oleh orang-orang dari PSSI. Itu akan mengakibatkan PT LIB tidak profesional dan tidak independen," ucap Ketua Umum Persipura Jayapura itu.

Video

2 dari 2 halaman

Bosan Ribut Terus

Ketua Umum Persipura Jayapura Benhur Tomi Mano (Risa Rahayu Kosasih)

Benhur Tomi Mano yang juga Walikota Jayapura ini mengungkapkan sepak bola Indonesia sudah kenyang dengan hiruk pikuk dan konflik kepentingan.

"Kami sudah bosan ribut terus. Jadi mari kita sadari dan tak selalu mengulang kesalahan yang sama. Banyak juga orang yang berkoar independen, tapi ternyata diam-diam punya hubungan khusus dengan klub tertentu. Yang seperti ini banyak, dan kami sudah tahu. Makanya kami ingatkan Pak Ketua Umum untuk lebih cermat dan perlu berhati-hati," ujar BTM.

BTM pun menyarankan agar Iwan Bule, panggilan akrab Mochamad Iriawan, berdiskusi dan minta masukan tokoh-tokoh yang telah pengalaman berkecimpung di sepak bola Indonesia.

"Pak Iwan Bule bisa mengundang atau menghubungi orang-orang klub untuk sharing. Saya yakin banyak informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pembenahan. PT LIB itu ratusan miliar uang yang beredar, jadi pasti banyak yang berkepentingan dan mengincar posisi di sana," tuturnya.

Berita Terkait