Bukan Manchester United, Ryan Giggs Malah Meniru Gaya Liverpool untuk Timnas Wales

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 29 Mei 2020, 18:30 WIB
Pelatih Wales, Ryan Giggs (kiri) melihat para pemain mengikuti sesi latihan jelang turnamen Piala China di Nanning, di wilayah Guangxi Selatan (20/3). Pria 44 tahun ini resmi melatih timnas Wales dengan kontrak empat tahun. (AFP Photo/China Out)

Bola.com, London - Pelatih Timnas Wales, Ryan Giggs ingin timnya bisa seperti Liverpool yang begitu dominan di Premier League musim ini dan Liga Champions musim lalu. 

"Saya pikir apa yang telah kita lihat tahun ini adalah Liverpool dengan performa yang fantastis, ditangani oleh pelatih hebat Jurgen Klopp. Ini sangat menyakitkan bagi saya untuk mengatakannya sebagai penggemar Manchester United, tetapi mereka fantastis musim ini," kata Giggs dikutip dari Talksport.

Advertisement

"Jelas mereka akan maju terus dan apa pun itu, mereka akan memenangkan liga dan layak mendapatkannya," imbuhnya.

“Sebenarnya mereka memiliki dua musim yang brilian, tahun lalu menekan Manchesetr City. Mereka adalah tim yang hebat untuk ditonton.

“Ada hal-hal tertentu yang saya ambil dari cara Liverpool bermain, dan saya membawanya ke Timnas Wales.

“Semoga Manchester United bisa mengejar mereka. Tapi Anda harus memberikan pujian kepada Liverpool yang luar biasa musim ini."

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Selangkah Lagi Juara

Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, melakukan selebrasi usai membobol gawang Chelsea pada laga Premier League di Stadion Anfield, Minggu (14/4). Liverpool menang 2-0 atas Chelsea. (AP/Rui Vieira)

Liverpool tinggal menghitung pekan untuk menjadi juara. Premier League dikabarkan akan kembali bergulir pada 17 Juni 2020. Klub-klub peserta liga dikabarkan sudah menyetujui skenario itu, tinggal menunggu pengumuman secara resmi. 

Seperti dilansir BBC, Kamis (28/5/2020), bergulirnya kembali Premier League pada 17 ditandai dengan laga antara Aston Villa versus Sheffield United dan Manchester City kontra Arsenal.

Kedua laga tersebut merupakan pertandingan yang tertunda. Selain keempat klub tersebut, klub-klub lain sudah memainkan 29 pertandingan. 

Sumber: Talksport, BBC

Berita Terkait