Pelatih Persib Menilai Bulan Agustus Waktu Ideal Memulai Kompetisi Lagi

oleh Ario Yosia diperbarui 29 Mei 2020, 17:50 WIB
Gelandang Persib Bandung, Esteban Vizcarra, berusaha melewati pemain Bhayangkara FC pada laga Shopee Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Rabu (23/10). Persib tahan imbang 0-0 Bhayangkara FC. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Robert Albert, masih harap-harap cemas menunggu keputusan dari PSSI terkait nasib kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020. Arsitek asal Belanda itu berharap liga bisa kembali bergulir status darurat corona COVID-19 di Indonesia dicabut.

"Saya masih menunggu PSSI menerbitkan statement. Mungkin bukan langsung di tanggal 29 Mei ini, tapi menurut saya jawaban paling logis adalah memulai lagi liga. Mungkin tidak sesuai dengan surat saat Maret lalu yang menyebut liga akan berjalan lagi Juli, tapi mungkin mundur, tapi kompetisinya tetap dilanjutkan," kata Robert

Advertisement

Kepada Ayo Bandung, Robert mengaku memahami ada banyak hal yang harus dipertimbangkan federasi ketika memutuskan kompetisi kembali bergulir. Salah satunya lampu hijau dari pemerintahan untuk menggeliatkan kembali agenda sepak bola di tengah pandemi Covid-19.

"Saya sangat positif semua bisa akan berlatih lagi pada Juni dan memulai lagi kompetisi Agustus. Karena kami harus menunggu fasilitas bisa digunakan kembali, seperti tempat latihan dan pemain juga harus melakukan perjalanan dari luar negeri. Perjalanan domestik juga masih harus berjalan lagi," kata Robert.

Sebelumnya, PSSI menggelar rapat virtual dengan seluruh klub Liga 1 2020, Rabu (27/5). Dalam rapat tersebut, mayoritas klub menginginkan kompetisi dihentikan. Dari 18 klub peserta, mayoritasnya klub menginginkan kompetisi dihentikan. Mereka adalah Madura United, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PSM Makassar, Barito Putera, Persita Tangerang, Persela Lamongan, Arema FC, Bhayangkara FC, Persija Jakarta, Persik Kediri, dan PSS Sleman.

Sedangkan sisanya yaitu Persib Bandung, Persikabo, Bali United, Persiraja Banda Aceh, dan Borneo FC, ingin kompetisi dilanjutkan. Satu klub yakni Persipura Jayapura absen dengan pertimbangan menunggu keputusan pemerintah pusat yang dianggap paling tahu tentang kondisi saat ini.

 

Video

2 dari 2 halaman

Segala Kemungkinan Bisa Terjadi

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberikan arahan kepada pemainnya saat latihan di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (22/10). Hadapi Bhayangkara, Persib jajal lapangan PTIK. (Bola.com/Yoppy Renato)

Robert memiliki alasan kenapa kompetisi harus tetap bergulir meskipun pandemi virus corona masih ada di Indonesia. Alasan utamanya karena faktor Timnas Indonesia. Diketahui Timnas U-20 Indonesia harus mulai berlatih sebagai persiapan untuk tampil di Piala Dunia U-20 2021 yang digelar di Tanah Air.

Jika kompetisi tidak kembali dilanjutkan, maka akan berdampak ke prestasi timnas dan rangking FIFA Indonesia.

Di sisi lain, Robert juga meyakini, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Baik kembali melanjutkan gelaran Liga 1 yang sempat terhenti atau bahkan menggantikannya dengan turnamen. Terlebih sampai saat ini tidak ada yang bisa menjamin kapan pandemi ini akan berakhir.

Jika pada akhir Mei pandemi virus corona di seluruh Indonesia berakhir, kompetisi Liga 1 bisa dimulai pada Juli. Itu bisa terjadi dengan catatan pemerintah pusat memberikan izin kepada PSSI. Tapi jika sampai Juli belum ada tanda-tanda Indonesia membaik, ada beberapa usulan. Salah satunya, menghentikan kompetisi dan menggantikannya dengan turnamen.

"Selain itu Piala Indonesia bisa diimplementasikan, selain agar tim kami juga bisa melakukan persiapan lebih baik untuk tampil di kompetisi asia. jadi saya melihat positif ke depan bahwa kompetisi akan dimulai lagi pada Agustus dan selesai tahun depan pada April atau Mei," ujar nakhoda asal Negeri Kincir Angin itu.