Achmad Jufriyanto Bantah Cabut dari Persib karena Takut Bersaing dengan Victor Igbonefo

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 13 Jul 2020, 17:30 WIB
Achmad Jufriyanto resmi berlabuh di Bhayangkara FC dengan durasi kontrak 1 tahun. (dok. Bhayangkara FC)

Bola.com, Jakarta - Tiap kali Victor Igbonefo datang, pasti Achmad Jufriyanto hengkang. Sebaliknya pun begitu. Kedua pemain ini seolah tidak berjodoh untuk berduet di Persib Bandung.

Ketika Igbonefo merapat ke Persib Bandung pada 2018, Jufriyanto hijrah ke Malaysia untuk membela Kuala Lumpur FA.

Advertisement

Kala Jufriyanto balik ke Persib pada 2019, Igbonefo pindah ke PTT Rayong, klub Thailand.

Begitu Igbonefo kembali ke Persib pada awal musim ini, Jufriyanto memilih keluar dari Persib. Bek yang karib dipanggil Jupe itu cabut ke Bhayangkara FC sebagai pemain pinjaman.

Fenomena ini mencuatkan dugaan bahwa Jupe takut bersaing jika Igbonefo bergabung dengan Persib Bandung. Namun, pemain berusia 33 tahun itu menyanggah asumsi tersebut.

"Orang mungkin berpikir karena Igbonefo masuk. Bermula saat saya pindah ke Malaysia. Dibiarkan isunya berkembang seperti itu. Padahal tidak," ujar Jupe pada channel YouTube Hamka Story 23.

"Jujur, sebenarnya saya ingin dekat dengan keluarga di Tangerang. Selain Bhayangkara FC, pilihan lain adalah Persija Jakarta dan Persita Tangerang. Yang paling mungkin itu Bhayangkara FC. Murni karena ingin dekat dengan keluarga. Sebab dari dulu, saya bermain sepak bola tidak pernah dekat dengan keluarga," jelasnya.

Video

2 dari 2 halaman

Bhayangkara FC sebagai The Dream Team

Renan Silva layak didaulat sebagai pemain terbaik dalam laga Bhayangkara FC melawan Persija Jakarta setelah mencetak satu gol dan satu assist. (Bola.com/Yoppy Renato)

Jupe tertarik membela Bhayangkara FC bukan karena title The Dream Team semata. Mantan pemain Timnas Indonesia ini melihat armada Paul Munster itu serius membangun skuat untuk musim ini.

Selain Jupe, Bhayangkara FC juga mendatangkan pemain lokal kelas kakap lain semisal Saddil Ramdani, Andik Vermansah, dan Ruben Sanadi. Tim berjulukan The Guardians itu juga membajak mantan rekan setimnya di Persib Bandung, Ezechiel N'Douassel.

Selain itu, suasana kekeluargaan di Bhayangkara FC membuatnya langsung merasa nyaman dan nyetel.

"Komunikasi dengan pemain lain di Bhayangkara FC sangat lancar. Saya merasa diterima dan timnya terbuka untuk saya," imbuh Jupe.

"Orang melihat Bhayangkara FC sebagai The Dream Team. Jujur, lebih sulit membentuk skuat seperti ini dan sulit menyatukannya karena butuh proses," tuturnya.

Berita Terkait