11 Data dan Fakta Jelang Big Match Liverpool Vs Chelsea

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 22 Jul 2020, 21:00 WIB
Pemain Chelsea, Billy Gilmour, berebut bola dengan gelandang Liverpool, Adam Lallana, pada laga Piala FA di Stadion Stamford Bridge, Selasa (3/3/2020). Chelsea menang 2-0 atas Liverpool.(AP/Ian Walton)

Bola.com, Jakarta - Juara Premier League 2019-2020, Liverpool, akan meladeni Chelsea pada pertandingan di Stadion Anfield, Kamis (23/7/2020) pukul 02.15 WIB. Big match ini bermakna berbeda bagi kedua klub. 

Bagi Liverpool, pertandingan ini sejatinya tak berarti apa-apa. The Reds sudah menggenggam titel Premier League dan tinggal memikmati dua laga terakhir musim ini. 

Advertisement

Namun, The Reds kemungkinan tak akan membiarkan Chelsea mencuri poin begitu saja. Apalagi, setelah laga akan berlangsung seremoni penyerahan trofi Premier League.

Pasukan Jurgen Klopp tentu tak ingin merusak pesta itu dengan kekalahan kontra Chelsea. Mohamed Salah dan kawan-kawan diprediksi bakal bermain sebaik mungkin untuk menyempurnakan pesta angkat trofi. 

Bagi Chelsea, pertandingan ini lebih krusial, karena menjadi masih memburu tiket ke Liga Champions. Chelsea bercokol di peringkat ketiga, namun hanya unggul satu poin atas Leicester City dan Manchester United yang menempati posisi keempat dan kelima. 

Jika ingin mengamankan posisi, Chelsea mau tak mau harus berusaha mendulang poin penuh di Anfield. Tetapi, rekor mereka sepanjang musim ini kurang begitu mentereng. 

Berikut ini data dan fakta yang mengiringi duel Liverpool kontra Chelsea di Stadion Anfield. 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Data dan Fakta

Chelsea - Frank Lampard dan Pemain Bintang Chelsea (Bola.com/Adreanus Titus)

1. Satu-satunya kemenangan Chelsea atas Liverpool dalam 10 duel terakhir adalah ketika menang 1-0 di Stamford Bridge pada Mei 2018 (imbang 5, kalah 4). 

2. Liverpool bisa menjadi klub ketiga di Premier League (setelah Arsenal dan Blackburn Rovers) yang menang ganda atas Chelsea sebanyak empat kali. 

3. The Reds hanya butuh satu kemenangan lagi untuk mengukir rekor 31 kemenangan di liga dalam semusim. 

4. Kemenangan bagi Liverpool akan menyamai rekor kandang dalam semusim, yaitu 18 kali menang dan satu kali Chelsea. Rekor serupa dicatatkan Chelsea (2005-06), Manchester United (2010-11), dan Manchester City (2011-12).

5. The Reds kalah tiga kali dalam sembilan laga terakhir di Premier League. 

6. Liverpool bisa mencicipi kekalahan beruntun di liga untuk kali pertama sejak September 2015 saat masih diarsiteki Brendan Rodgers. 

7. Mohamed Salah tak terkalahkan dalam 56 pertandingan di Anfield (menang 46, imbang 10), termasuk kemenangan 2-0 atas Chelsea pada April 2014. 

8.  Chelsea bisa menelan kekalahan ke-12 di Premier League untuk kali kedua sejak Roman Abramovich menjadi pemilih The Blues pada 2003. 

9. The Blues kebobolan 49 gol di Premier League, paling banyak di antara tim peringkat 10 besar. 

10. Penyelamantan Kepa Arrizabalaga hanya 55 persen di Premier League musim musim ini. Dia menempati urutan terbawah bersama kiper Southampton, Angus Gunn. 

11. Chelsea hanya sekali mencatat clean sheet dalam 18 laga tandang musim ini, yang terburuk bagi Chelsea sejak 1991. 

Sumber: BBC