Iwan Bule: Manajer Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021 Dilarang Cari Panggung

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 30 Jul 2020, 14:30 WIB
Ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, saat melakukan inspeksi ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (6/3/2020). Inspeksi tersebut untuk mengecek kesiapan SUGBK menjadi venue Piala Dunia U-20 2021. (Bola.com/Benediktus Gerendo Pradigdo)

Bola.com, Jakarta - Ketua PSSI, Mochamad Iriawan, tidak ingin terburu-buru menetapkan manajer permanen untuk Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021. Iwan Bule, karibnya disapa, masih membutuhkan waktu untuk mencari figur yang tepat.

Untuk sementara, Iwan Bule akan merangkap jabatan sebagai manajer Timnas Indonesia U-19. Namun, peran ganda pria berusia 58 tahun ini tidak akan bertahan hingga Piala Dunia U-20 2021.

Advertisement

Saat ini, Iwan Bule belum menemukan sosok yang cocok sesuai dengan kriterianya. Pasalnya, manajer Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021 nanti perlu mengerti sepak bola dan dilarang mencari sensasi.

"Harus betul-betul yang memahami sepak bola, khususnya Piala Dunia U-20 2021 sesuai harapan rakyat. Rakyat ingin Timnas Indonesia U-19 berbicara di Piala Dunia U-20 2021," ujar Iwan Bule.

"Piala Dunia U-20 2021 juga jangan dijadikan panggung untuk mencari sesuatu bagi manajer nanti. Tidak mudah mencari orang yang memenuhi kriteria itu," imbuh Iwan Bule.

Video

2 dari 2 halaman

Menunggu Keputusan Presiden

Dalam rapat yang digelar secara virtual, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, menyebut persiapan Piala Dunia U-20 2021 lancar dan tanpa hambatan. (dok. PSSI)

Iwan Bule akan menjabat sebagai manajer Timnas Indonesia U-19 sampai Keputusan Presiden (Keppres) terbit. Purnawiraran komisaris jenderal polisi ini berjanji akan melepas jabatannya jika telah menemukan figur yang tepat.

"Saya ditunjuk menjadi manajer Timnas Indonesia U-19. Menunggu Keppres yang sedang dibuat, jadi sementara belum ada manajer tetap. Untuk sementara, saya pegang dulu," imbuh Iwan Bule.

"Untuk sementara, saya ambil alih dulu. Tapi nanti kalau sudah ada manajernya, saya serahkan. Saya juga menjadi Ketua Prestasi Timnas Indonesia," tuturnya.