Liga Inggris: 5 Alasan Manchester United Bakal Menderita di Kandang Brighton

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 26 Sep 2020, 12:45 WIB
Manchester United - Ilustrasi Donny van de Beek duet sama Paul Pogba, Nemanja Matic, Bruno Fernandes (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Manchester United akan menjalani laga keduanya di Premier League 2020/2021 dengan menghadapi Brighton and Hove Albion di Amex Stadium, Sabtu (26/09/2020) malam WIB.

Manchester United meraih hasil buruk dalam laga perdananya musim ini. Melawan Crystal Palace, mereka ditekuk dengan skor 1-3.

Advertisement

Kini mereka akan menghadapi tim papan tengah lainnya, yakni Brighton. Bicara di atas kertas, pasukan Ole Gunnar Solskjaer harusnya bisa meraih tiga poin.

Namun, hasil pertandingan menghadapi Palace membuktikan segalanya bisa terjadi. Manchester United jelas tak bisa menganggap enteng tim asuhan Graham Potter ini.

Berikut ini lima alasan mengapa Brighton nanti bisa membuat Manchester United menderita di Amex Stadium.

Video

2 dari 6 halaman

Brighton Bersemangat

Pemain Brighton merayakan gol yang dicetak Bernardo Fernandes ke gawang Portsmouth pada laga Piala Inggris di Falmer Stadium, Jumat (18/9/2020) dini hari WIB. Brighton menang 4-0 atas Portsmouth. (AFP/Glyn Kirk/pool)

Brighton memang mengawali musim dengan buruk. Mereka kalah dengan skor 1-3 dari Chelsea di Amex Stadium. Namun, siapa pun pasti setuju bahwa dalam laga itu Brighton layak mendapat setidaknya satu poin. Saat itu mereka bermain dengan kompak dan teroganisasi.

Brighton kemudian dengan cepat bisa bangkit. Mereka langsung meraih tiga kemenangan beruntun. Dua di ajang Carabao Cup dan satu di Premier League.

Ketika tampil di Carabao Cup, mereka berhasil melumat Newcastle dengan skor telak 3-0. Padahal sebelumnya The Magpies sukses menggebuk West Ham dengan skor 2-0.

Brighton pasti dalam kondisi bagus saat ini dan bersemangat untuk bisa mengalahkan Manchester United. Apalagi mereka juga pasti ingin revans karena kalah dalam pertemuan sebelumnya.

3 dari 6 halaman

David De Gea Masih Goyah

David De Gea (304 laga) - Selama berseragam Manceshter United dari tahun 2011 hingga saat ini, de Gea telah bermain sebanyak 304 kali di Premier League bersama The Red Devils. (AFP/Oli Scarff)

Kekalahan Manchester United di laga kontra Crystal Palace membuat publik menyoroti performa David De Gea. Ia dianggap tampil di bawah standar.

Ia memang sempat melakukan dua penyelamatan. De Gea juga bahkan sempat menggagalkan penalti Jordan Ayew.

Namun, di luar dua penyelamatan itu, performanya biasa saja. Sementara itu, aksinya menggagalkan penalti pun sia-sia karena De Gea dianggap bergerak maju dari garis gawang sebelum tendangan dilakukan sehingga penalti harus diulang.

Alhasil, kini ada kans ia bisa digantikan oleh Dean Henderson. Namun, jika De Gea tetap bermain, ia pasti berada dalam tekanan berat untuk bisa mempertahankan posisinya.

4 dari 6 halaman

Lini Belakang Masih Rapuh

Pemain Crystal Palace, Jordan Ayew, berebut bola dengan pemain Manchester United, Victor Lindelof, pada laga Premier League di Stadion Old Trafford, Sabtu (19/9/2020). Setan Merah takluk dengan skor 1-3. (Shaun Botterill/Pool via AP)

Lini belakang menjadi titik lemah Manchester United saat ini. Kala melawan Crystal Palace, mereka bertanggung jawab atas dua dari tiga gol yang tercipta ke gawang David De Gea.

Dua kesalahan dilakukan oleh Victor Lindelof. Ya, kini memang ada peluang ia digantikan oleh Eric Bailly.

Namun, tentunya Bailly juga harus beradaptasi dengan partnernya, Harry Maguire. Bek timnas Inggris itu sebelumnya memang lebih sering dipasangkan dengan Lindelof.

Jadi Maguire akan butuh waktu untuk bisa nyetel dengan rekan barunya.

5 dari 6 halaman

Fisik Manchester United Masih Kendur

Kapten Manchester United, Harry Maguire lesu saat timnya dikalahkan Crystal Palace, Minggu (20/9/2020) dini hari WIB. (SHAUN BOTTERILL / POOL / AFP)

Satu kendala belum maksimalnya performa Manchester United adalah kondisi fisik mereka yang masih payah. Hal ini diakui juga oleh Sang Manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Ia mengatakan kekalahan lawan Palace memang tak lepas dari kondisi fisik pemainnya yang kurang bugar. Ia lantas mengatakan bahwa kondisi Manchester United sekarang lebih baik.

Akan tetapi, sepertinya kondisi fisik skuat Manchester United belum sebugar skuat Brighton. Ini kembali bisa jadi kendala di Amex Stadium nanti.

"Kami bermain dengan baik melawan Luton, dan kami mulai membaik seperti tim lain. Namun, kami harus bisa lebih baik lagi karena minggu lalu permainan kami sangat mengecewakan." ujarnya.

6 dari 6 halaman

Neal Maupay Bersemangat

Pemain Brighton & Hove Albion, Neal Maupay, mencetak gol ke gawang Arsenal pada laga Premier League di Stadion Falmer, Sabtu (20/6/2020). Arsenal kalah 1-2. (AP/Gareth Fuller)

Seorang pemain yang bisa memberikan ancaman besar kepada Manchester United adalah Neal Maupay. Penyerang andalan Brighton itu kini sedang dalam kondisi bagus.

Sejauh ini dari dua laga, ia telah mencetak dua gol plus satu assist. Ia memang tak beruntung saat melawan Chelsea.

Namun, dalam laga kontra Newcastle, ia mengamuk. Dua gol dan satu assist ia ciptakan dalam laga tersebut.

Manchester United harus hati-hati kepada Neal Maupay. Jika tidak, Brighton akan membuat mereka pulang dengan tangan hampa.

Disadur dari: Bola.net (Dimas Ardi Prasetya, published 26/9/2020)

Berita Terkait