Liga Inggris: Bikin Lampard Murka Besar, Marcos Alonso Terancam Didepak Chelsea

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 29 Sep 2020, 10:45 WIB
Pemain Chelsea, Marcos Alonso, tampak kecewa usai ditaklukkan Sheffield United pada laga Premier League di Stadion Bramall Lane, Sabtu (11/7/2020). Chelsea kalah tiga gol tanpa balas. (Peter Powell/Pool via AP)

Bola.com, Jakarta - Ketegangan terjadi di internal Chelsea antara sang manajer Frank Lampard dan bek kiri, Marcos Alonso. Lampard dikabarkan murka dengan tingkah Alonso pada halftime laga melawan West Bromwich Albion yang berkesudahan 3-3, Sabtu (29/9/2020). 

Gara-gara perselisihan itu masa depan Marcos Alonso di Chelsea diprediksi segera tamat. Chelsea kemungkinan akan menjual sang pemain sebelum bursa transfer musim panas ditutup pada 5 Oktober. 

Advertisement

Apa tingkah Alonso yang membuat Lampard murka? Ternyata, Alonso tidak melihat pertandingan babak kedua dari tribune setelah diganti pada halftime. Ia memilih mengeloyor ke bus pemain terlebih dahulu. 

Mateo Kovacic juga diganti saat jeda. Tapi, tidak seperti Alonso, dia kembali ke posisinya di tribune setelah mandi di ruang ganti. 

Para staf Chelsea juga dikabarkan terkejut melihat Alonso tidak berada di tempat yang disediakan untuknya. Lampard meluapkan kemarahannya kepada Alonso di ruang ganti selepas pertandingan. 

Menurut The Athletic, Lampard memarahi Alonso di depan seluruh anggota skuad. Menurut sumber di kubu Chelsea, para pemain dan staf tidak pernah melihat Lampard semurka itu. 

Sumber dari Chelsea lain mengatakan Lampard sangat marah, sehingga tidak mengejutkan jika sang pelatih tidak akan pernah memainkan Alonso lagi. Artinya, masa depan Marcos Alonso di Stamford Bridge terancam. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Salahkan Marcos

Pelatih Chelsea, Frank Lampard, tampak kecewa usai anak asuhnya hampir dikalahkan West Bromwich Albion pada laga Liga Inggris di Stadion Hawthorns, Minggu (27/9/2020). Kedua tim bermain imbang 3-3. (Nick Potts/Pool via AP)

Pada sesi wawancara selepas pertandingan, Lampard terang-terangan menyalahkan Alonso sebagai penyebab lahirnya dua dari tiga gol West Brom ke gawang Chelsea. Sang manajer juga menyalahkan Thiago Silva atas gol lainnya, tapi juga memuji mentalitas dan pengalaman bek asal Brasil itu. 

"Itu jelas kesalahan, yang pertama Marcos menyundul bola ke tengah lapangan sehingga menjadi transisi. Thiago juga melakukan kesalahan dan dia cukup berpengalaman untuk mengetahui itu," kata Lampard. 

"Lalu, Marcos kehilangan pemain yang dijaganya untuk gol ketiga dari sepak pojok. Kesalahan yang gamblang," imbuh Lampard. 

Jadi, apakah laga itu menjadi akhir karier Marcos Alonso di Chelsea? 

Sumber: Give Me Sport, Goal Internasional

 

Berita Terkait