Pertahanan Chelsea Bobrok, Timo Werner Ragu Chelsea Bisa Juarai Liga Inggris

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 18 Okt 2020, 06:30 WIB
Timo Werner cetak dua gol untuk Chelsea saat melawan Southampton (AP)

Bola.com, Jakarta Timo Werner menyoroti performa lini belakang Chelsea yang kurang kukuh sehingga kebobolan tiga gol pada bentrok melawan Southampton di Stamford Bridge, Sabtu (17/10/2020). Menurut Werner, The Blues jangan harap bermimpi jadi juara jika tidak memperbaiki kinerja lini pertahanan.  

Pada pekan kelima, Chelsea bersua Southampton pada laga di Stamford Bridge. Walau bertindak sebagai tuan rumah, Chelsea harus puas dengan skor 3-3.

Advertisement

The Blues sejatinya dalam posisi bagus untuk menang. Hanya saja, mereka lengah dan kebobolan pada menit ke-90 dari gol Jannik Verstergaard . Chelsea kehilangan tiga poin yang sebenarnya sudah ada di depan mata.

Dua dari tiga gol Chelsea dicetak Timo Werner. Sedangkan, satu gol lain dicetak Kai Havertz. Di kubu Soton, gol-gol mereka dicetak Danny Ings dan Che Adams, selain gol Verstergaard.

Chelsea kembali kebobolan tiga gol. Pada pekan keempat, situasi yang sama juga terjadi saat bersua West Brom. Dari empat laga yang sudah dimainkan, gawang Chelsea kini sudah kebobolan sembilan gol.

"Saya tidak tahu apakah kami memiliki masalah, tetapi dalam tiga pertandingan terakhir kami kebobolan enam gol dan itu bukan yang kami inginkan untuk bersaing memperebutkan gelar," kata Timo Werner dikutip dari BBC Sport.

"Di Jerman kami selalu bicara soal pertahanan yang kuat untuk memenangkan gelar. Jika kami kebobolan begitu banyak, itu sulit untuk menang dan memenangkan gelar," sambung Timo Werner tentang peluang Chelsea dalam pacuan juara Liga Inggris 2020/2021. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Sulit Setelah Kebobolan

Chelsea Vs Southampton(AFP/Matthew Childs)

Gol kedua Soton menjadi bukti bobroknya pertahanan Chelsea. Kurt Zouma melepas backpass yang ceroboh pada Kepa. Sedangkan, sang penjaga gawang juga tidak sigap dalam membuang bola kemelut.

Chelsea sempat memimpin laga dengan skor 2-0. Akan tetapi, Soton mencetak gol tiga menit sebelum babak pertama usai. Timo Werner menilai momen itulah yang membuat jalannya babak kedua sulit bagi Chelsea.

"Babak pertama kami bermain sangat baik. Ketika Anda kebobolan dua atau tiga menit sebelum turun minum, itu tidak mudah. Anda harus berpikir dengan jernih," kata Timo Werner.

"Southampton memberi tekanan pada kami dan menekan kami tinggi-tinggi. Kami memberi mereka terlalu banyak dalam hal peluang. Kami harus menang. Saya senang dengan gol-gol itu tetapi saya ingin menang," ucap Timo Werner.

Sumber: BBC Sport

Disadur dari: Bola.net (Penulis Asad Arifin, published 18/10/2020)

 

Berita Terkait