Liga Spanyol: Josep Maria Bartomeu Resmi Mundur dari Jabatan Presiden Barcelona

oleh Rizki Hidayat diperbarui 28 Okt 2020, 06:29 WIB
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengumumkan pelatih baru La Blaugrana di Barcelona, Selasa (29/5/2017). Ernesto Valverde ditunjuk sebagai pelatih Barcelona menggantikan Luis Enrique. (EPA/Alejandro Garcia)

Bola.com, Barcelona - Josep Maria Bartomeu akhirnya resmi mundur dari jabatannya sebagai presiden Barcelona, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. Tak hanya Bartomeu, seluruh jajaran direksi juga angkat kaki dari Barca.

"Presiden Josep Maria Bartomeu mengumumkan pengunduran diri dari Dewan Direksi Barcelona," bunyi pernyataan resmi Los Cules di akun Twitter klub.

Advertisement

Pengunduran diri Bartomeu sudah diduga, tetapi tetap mengejutkan. Pasalnya, beberapa hari lalu dia bicara di hadapan media, merasa tidak perlu mengambil langkah tersebut.

Kendati demikian, Josep Maria Bartomeu tidak sanggup melawan ribuan suara yang mendesaknya mundur, dan telah menandatangani mosi tidak percaya. Dia pun harus meninggalkan jabatan presiden Barcelona yang sudah diembannya dalam enam tahun terakhir.

Keputusan Bartomeu ini datang lebih cepat dari mosi tidak percaya kepada dirinya dengan lebih dari 20.000 tanda tangan, yang seharusnya baru mulai digulingkan pada awal November 2020.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 3 halaman

Permasalahan Barcelona di Era Bartomeu

Presiden Barcelona Josep Bartomeu María (JOSEP LAGO / AFP)

Ada banyak masalah pada kepemimpinan Bartomeu dalam beberapa tahun terakhir. Puncaknya terjadi pada pemberontakan Lionel Messi beberapa bulan lalu.

Messi memang akhirnya bertahan di Barcelona, tetapi situasi telanjur panas. Selain Lionel Messi, permasalah lain yang dihadapi Bartomeu di Barcelona adalah hasil buruk dalam beberapa musim terakhir, tidak ada proyek jelas, fans mulai tidak puas, dan finansial klub yang terjun bebas.

Pengunduran diri ini mengejutkan sebab beberapa hari lalu Bartomeu ngotot ingin bertahan. Dia yakin Messi akan kembali bahagia di bawah Ronald Koeman.

Namun, Selasa (27/10/2020) kemarin, pemerintah Catalan dan PROCICAT (protokol Catalan untuk New Normal) mengumumkan bahwa mosi tidak percaya itu masih bisa dilakukan dengan protokol ketat virus corona.

Alhasil Bartomeu terdesak dalam dua pilihan: diturunkan melalui aksi mosi tidak percaya; atau mengundurkan diri dari jabatan presiden Barcelona. Dia pun akhirnya memilih opsi kedua.

 

3 dari 3 halaman

Prestasi Bartomeu

Josep Maria Bartomeu (LLUIS GENE / AFP)

Mengutip Goal International, sebanyak 20.687 suara telah dikumpulkan dalam usaha menurunkan Josep Maria Bartomeu, melebihi batas minimal 16.250 suara yang dibutuhkan untuk memulai aksi tersebut.

Bartomeu pun pergi dengan nama yang buruk, dianggap gagal merancang proyek, dianggap gagal menjaga Lionel Messi.

Padahal semasa kepemimpinannya, Barcelona berhasil meraih empat gelar La Liga plus satu trofi Liga Champions.

Sumber: Marca, Goal International

Disadur dari: Bola.net (Penulis: Richard Andreas/Published: 28/10/2020)

Berita Terkait