PSMS Bakal Perpanjang Kontrak Pemain Meski Lanjutan Liga 2 2020 Masih Misteri

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 29 Okt 2020, 08:45 WIB
Gelandang PSMS Medan, Legimin Raharjo, mengontrol bola saat melawan Sriwijaya FC pada perebutan tempat ketiga Piala Presiden di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). PSMS kalah 0-4 dari Sriwijaya FC. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Medan - Manajemen PSMS Medan berencana memperpanjang kontrak pemain dalam waktu depan. Langkah itu dilakukan meskipun nasib lanjutan Liga 2 2020 belum jelas.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) belum juga memutuskan nasib lanjutan kompetisi sepak bola di Indonesia. Hal itu membuat PSMS Medan dan klub lainnya berada dalam situasi tak menentu.

Advertisement

Permasalahan kontrak pemain menjadi hal yang membuat pusing PSMS. Meski demikian, PSMS tetap akan menghormati Surat Keputusan PSSI terkait penambahan kontrak pemain.

"Secara otomatis kami membuat kontrak itu berakhir setelah selesai Liga 2. Tidak lagi setahun karena kami juga tidak tahu kapan kompetisi ini dimulai dan berakhir," kata Mulyadi Simatupang.

"Saat ini, kami tidak bisa menebak-nebak. Untuk bulan Oktober sudah ada 9 orang (yang kontraknya diperpanjang). Jadi, otomatis kontraknya ditambahkan karena itu memang sudah dari PSSI," ucap Mulyadi.

PSMS Medan sejauh ini memberi mempersilakan pemain untuk kembali ke daerahnya masing-masing. Adapun pemain yang memilih bertahan di Medan tetap akan melakukan latihan tiga kali dalam sepekan.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Jaga Mood

Gelandang PSMS Medan, Rachmad Hidayat, menggiring bola saat melawan PS Tira pada laga Liga 1 di Stadion Pakansari, Jawa Barat, Rabu (5/12). PSMS kalah 2-4 dari PS Tira. (Bola.com/Yoppy Renato)

Sementara itu, asisten pelatih PSMS Medan, Ansyari Lubis, mengapresiasi pemain yang memilih bertahan untuk tetap berlatih. Ansyari mengaku pihaknya harus menerapkan cara yang tepat agar mental pemain terjaga.

"Saya tetap apresiasi para pemain yang berlatih di Medan. Mereka tetap profesional dan mau menjalani latihan," ucap Ansyari.

"Kami harus pintar-pintar agar mood para pemain itu mau berlatih. Paling tidak mereka tetap semangat pada kondisi dan situasi saat ini," tegas Ansyari.

Berita Terkait