Liga Inggris: Tak Terima Dihina, Begini Jawaban Harry Maguire atas Kritikan Legenda Manchester United

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 04 Nov 2020, 13:30 WIB
Harry Maguire menjadi bek tengah termahal sepanjang sejarah transfer Manchester United. Pemain asal Inggris ini dibeli Manchester United dengan harga 87 juta euro dari Leicester City. (AFP/ Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Harry Maguire mengaku belum sepenuhnya membaca komplain Roy Keane. Namun ia dengan tegas menolak kritikan yang menyebut bahwa Manchester United tak punya sosok pemimpin.

Roy Keane benar-benar total dalam melayangkan kritik kepada mantan klubnya, Manchester United, yang baru saja dikalahkan Arsenal di laga lanjutan Premier League pada Minggu (1/11/2020). Ia menyemprot banyak pemain.

Advertisement

Pria berkebangsaan Republik Irlandia tersebut menyoroti soal kurangnya sosok pemimpin di skuad Manchester United saat ini. Sudah jelas, kritikan tersebut juga menyasar Harry Maguire selaku kapten tim.

Ada beberapa faktor lain yang juga disoroti oleh Keane. Dan ia percaya kalau sikap pemain Manchester United ini yang bisa membuat sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer, jadi kehilangan pekerjaannya.

Serangkaian komentar pedas dari Keane tercetus pasca Manchester United dikalahkan Arsenal di markasnya, Old Trafford. Gol penalti Pierre-Emerick Aubameyang membuat tim tamu meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0.

 

Video

2 dari 3 halaman

Balasan Maguire

Bek Manchester United, Harry Maguire, saat melawan Leicester City pada laga Premier League di Stadion King Power, Minggu (26/7/2020). Manchester United menang dengan dua gol tanpa balas. (Oli Scarff/Pool via AP)

Beberapa hari setelah komentar itu tercetus, Maguire dimintai tanggapannya soal kritikan pedas dari sang legenda klub. Ia mengaku bahwa dirinya belum membaca komplain dari Keane sepenuhnya.

Namun, ia tidak sepakat dengan komentar Keane terkait sosok pemimpin di skuad Manchester United. Baginya, klubnya tersebut memiliki banyak pemain yang bisa mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin.

"Saya belum melihat komentarnya. Kami tidak melihat kepada apa yang sedang terjadi, terutama dalam hasil negatif, kami tidak membawa hal negatif ke tim, kami tetap positif," ujarnya dikutip dari Goal International.

"Saya adalah kapten dan punya banyak rasa kepemimpinan di sekitaran saya dari staf dan juga pemain, jadi tidak. Ada banyak pemimpin dalam skuad ini," lanjut eks pemain Leicester City tersebut.

 

3 dari 3 halaman

Kurang Seimbang

Striker Manchester United, Edinson Cavani (kanan), berargumen dengan wasit usai pertandingan lanjutan Liga Inggris menghadapi Arsenal di Old Tarfford, Senin (2/11/2020) dini hari WIB. Manchester United kalah 0-1 dari Arsenal. (AFP/Phil Noble/Pool).

Manchester United punya kesempatan untuk menghapus hasil buruk yang diterima kala menghadapi Arsenal. Pada Kamis (5/10/2020) dinihari nanti, mereka akan menjalani laga fase grup Liga Champions melawan Istanbul Basaksehir.

Di atas kertas, Manchester United jelas lebih unggul ketimbang klub asal Turki tersebut. Maguire sendiri berniat untuk menjadikan momen ini sebagai titik balik kebangkitan the Red Devils.

"Kami tidak memulai musim ini dalam kondisi terbaik. Kami telah bekerja keras sejak kembali dari masa jeda internasional dan sejak saat itu kami sudah merasa lebih baik," tambahnya.

"Kami kebobolan dua gol bunuh diri dan penalti yang halus. Kami berada di jalur yang benar, namun harus segera mendapatkan keseimbangan yang tepat," pungkas Maguire.

Sumber: Goal International

Disadur dari: Bola.net (Yaumil Aziz, published 4/11/2020)

Berita Terkait