Bos Tim MotoGP Ini Sedih Lihat Valentino Rossi Balapan Cuma untuk Finis 13-15

oleh Hendry Wibowo diperbarui 20 Des 2020, 20:00 WIB
Valentino Rossi ketika menggunakan desain helm viagra pada sesi FP3 MotoGP San Marino, Sabtu (12/9/2020). (Andreas SOLARO / AFP)

Bola.com, Jakarta - MotoGP 2020 jadi musim yang sulit untuk sang juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi. Bagaimana tidak terbiasa bersaing di papan atas, sepanjang tahun ini, pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu lebih sering berkutat dengan masalah.

Dari problem teknis motor Yamaha YZR-M1, sering membuat kesalahan sendiri sampai terkonfirmasi COVID-19 jadi rapor buruk Valentino Rossi di MotoGP 2020.

Advertisement

Alhasil ia mengakhiri musim ini di posisi 15 klasemen dengan torehan hanya 66 poin hasil dari sekali podium ketiga pada MotoGP Andalusia.

Bos tim MotoGP, Gresini: Fausto Gresini pun merasa sedih seorang pembalap besar seperti Valentino Rossi sangat kesulitan sepanjang musim 2020.

"Kami tahu, Vale seorang pembalap hebat. Dan ia masih membuktikannya pada usia seperti sekarang. Terkadang saya berpikir, sangat meyenangkan melihatnya bisa menang," kata Fausto Gresini saat diwawancara situs GPone.

"Tapi sangat menyedihkan melihatnya balapan hanya untuk finis posisi 13-15," lanjut pria yang timnya juga mentas pada kelas Moto2 dan Moto3.

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Lawan Pembalap Muda

Valentino Rossi (Sumber:yamahamotogp.com)

Adapun MotoGP 2021, Valentino Rossi akan memperkuat tim satelit Petronas Yamaha SRT. Fausto Gresini beranggapan pembalap berusia 41 tahun itu masih kompetitif.

Namun sisi lain, Valentino Rossi tidak bisa mengelak fakta bahwa semua lawannya musim depan punya usia lebih mudah darinya.

"Saya mempertimbangkannya sebagai salah satu pembalap terhebat. Dia masih sangat kuat. Tapi di MotoGP banyak pembalap yang memiliki usia 20 tahun," Fausto Gresini mengutarakan pendapatnya.

"Tahun depan, ia akan berusia 42 tahun. Apa yang bisa kita katakan? Semua ada waktunya. Sangat sulit mengatakan hal tersebut. Tapi itulah realitanya," lanjutnya.

 

Sumber: GPone

Berita Terkait