Liga Inggris: Catatkan Rekor Clean Sheet, Statistik Mendy Benar-benar Jomplang Dibanding Kepa

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 22 Des 2020, 16:45 WIB
Edouard Mendy (Chelsea). (AFP/Ben Stansall/pool)

Bola.com, London - Kiper Chelsea, Edouard Mendy, membukukan milestone menakjubkan. Dia mencatatkan clean sheet ke-10 hanya dalam 16 pertandingan sejak gabung Chelsea pada musim panas 2020. 

Rekor clean sheet ke-10 itu dibukukan saat Chelsea melibas West Ham United 3-0 pada lanjutan Liga Inggris 2020/2021 di Stadion Stamford Bridge, Selasa (22/12/2020) dini hari WIB. Dia hampir tidak banyak bekerja keras pada pertandingan itu. 

Advertisement

Edouard Mendy didatangkan dari klub Ligue 1, Rennes, dengan banderol 22 juta pounds. Manajer Chelsea, Frank Lampard, mencari solusi atas masalah di posisi penjaga gawang menyusul penampilan rapuh Kepa Arrizabalaga. Kiper Spanyol itu kerap melakukan blunder yang merugikan The Blues. 

Sebelum kedatangan Mendy, Kepa dipercaya menjadi kiper utama Chelsea. Namun, pada musim pertama Lampad menangani The Blues, Kepa terlihat kesulitan. 

Faktanya, Kepa membutuhkan 45 pertandingan untuk mencatatkan 10 clean sheet sejak Lampard didaulat menjadi manajer. Ironisnya, Mendy hanya butuh 29 laga lebih sedikit untuk membukukan pencapaian yang sama. 

Edouard Mendy, bersama dengan pemain baru Thiago Silva dan Ben Chilwell, serta kemajuan performa Kurt Zouma dan Reece James yang impresif, menjadi bagian penting dari peningkatan pertahanan Chelsea dibanding musim lalu.

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Timo Werner Masih Mandul

Striker Chelsea, Timo Werner, berebut bola dengan kiper West Ham United, Lukasz Fabianski, pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Selasa (22/12/2020). Chelsea menang dengan skor 3-0. (AP/Clive Rose,Pool)

Kemenangan atas West Ham mencegah Chelsea mengalami tiga kekalahan beruntun di Liga Inggris. Pada dua laga sebelumnya, Chelsea takluk dari Everton dan Wolverhampton Wanderers. 

Dua kekalahan beruntun itu sangat menyesakkan bagi The Blues. Alasannya, sebelum itu pasukan Frank Lampard mencatat laju perkasa dengan membukukan 17 laga tak terkalahkan. 

Namun, kemenangan atas The Hammers masih menyisakan sedikit ganjalan. Paceklik gol Timo Werner masih berlanjut. Timo Werner bermain penuh selama 90 menit di pos winger kiri. Pemilihan posisi ini pun sempat dikritik, Frank Lampard dianggap menyia-nyiakan potensi Werner yang sebenarnya merupakan striker sentral.

Nahas, Werner belum juga mencetak gol pada tujuh laga terakhir turun sebagai starter untuk Chelsea. Masa ini terbilang panjang, Werner jelas kesulitan.

Lampard tahu betul penderitaan Werner. Striker yang tak mencetak gol akan merasa tak berguna bagi tim. Biar begitu, Lampard sendiri merasa tidak perlu mengkhawatirkan apa pun.

Baginya Werner sudah menunjukkan permainan impresif, sudah tiba di posisi untuk mencetak gol. Hanya Werner kurang beruntung dalam sentuhan akhirnya.

"Saya tidak khawatir. Setiap striker pasti ingin mencetak gol, pada akhirnya dengan itulah mereka dinilai," kata Lampard di laman resmi Chelseafc.

"Dan karena itulah Timo merupakan pembelian hebat dari kami, lihat saja level gol yang telah dia cetak beberapa tahun terakhir."

Sumber: Daily Mail, Sky Sports 

Berita Terkait