PSG Resmi Berkompetisi di Liga 2, Siap Tingkatkan Sepak Bola Pati di Kancah Nasional dan Internasional

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 26 Des 2020, 21:15 WIB
Prosesi peresmian Putra Sunan Giri (PSG) yang resmi menjadi tim baru di Pati, Jawa Tengah, Sabtu (26/12/2020). (Dok. PSG Pati)

Bola.com, Jakarta - Satu lagi wilayah di Jawa Tengah memiliki wakil di kompetisi Liga 2 mulai tahun 2021. Adalah Kabupaten Pati yang baru saja memperkenalkan klub barunya yakni Putra Sunan Giri (PSG), Sabtu (26/12/2020) siang.

Klub ini sebelumnya bermarkas di Gresik, Jawa Timur setelah promosi ke Liga 2 di tahun 2020. Setelah kompetisi musim ini vakum, PSG Gresik diakuisisi oleh Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin (Safin), yang juga merupakan pemilik Safin Pati Football Academy (SPFA).

Advertisement

Adapun dalam prosesi persemian kepindahan PSG dari Gresik ke Pati digelar di Hotel Safin, Pati dan dihadiri oleh petinggi lama klub tersebut serta pemilik baru yang sah.

Selain menandai pindahnya secara resmi PSG ke Pati, juga dilakukan peluncuran logo baru serta perkenalan jajaran manajemen, pelatih, dan ofisial baru PSG Pati.

"Tekad kami adalah untuk meningkatkan sepak bola Pati di kancah nasional dan internasional, sehingga mampu menggairahkan sepak bola Pati. Harapannya tentu saja dapat mengharumkan nama Pati di jenjang lebih tinggi di sepak bola,” terang owner PSG Pati, Saiful Arifin.

Menurutnya, kehadiran PSG di Pati, juga diharapkan menjadi wadah untuk para pemain sepak bola di Pati dalam mengembangkan bakat serta bisa banyak yang berkecimpung di level profesional.

PSG Pati turut menjadi satu diantara bukti keseriusannya membangun Pati lewat jalur sepak bola karena sebelumnya sudah hadir SPFA. Berlokasi di Gelora Soekarno, Mojoagung, Pati, SPFA memiliki fasilitas lengkap untuk menunjang pembinaan pemain usia muda.

 

Video

2 dari 2 halaman

Julukan dan Wadah Suporter

Prosesi peresmian Putra Sunan Giri (PSG) yang resmi menjadi tim baru di Pati, Jawa Tengah, Sabtu (26/12/2020). (Dok. PSG Pati)

PSG Pati juga telah memiliki susunan kepelatihan. Dengan menunjukkan Ibnu Grahan sebagai pelatih kepala, ia dibantu oleh mantan pemain Deltras Sidoarjo asal Pati, Satyo Husodo.

Penunjukan keduanya tidak lepas dari prestasi apik yang ditorehkan Ibnu Grahan saat membawa Bhayangkara FC juara Liga 1 2017. Sementara Satyo Husodo diharapkan dapat menjadi motivator anak-anak Pati untuk menunjukkan bakatnya lewat sepak bola.

Pada kesempatan ini, PSG Pati juga memperkenalkan julukan dan kelompk suporternya pada kompetisi nanti. Diketahui Kabupaten Pati sebelumnya memiliki klub Persipa Pati yang berjulukan Laskar Saridin dan tampil di Liga 3.

Sementara PSG Pati memiliki julukan Laskar Kembang Joyo dan wadah suporternya bernama Bala Yodha. Kedua nama tersebut dipilih karena cerita rakyat melegenda di wilayah Kerajaan Majasemi yang kini menjadi lokasi berdirinya SPFA.

"Harapannya adalah kehadiran PSG Pati dapat lebih menyatukan masyarakat Kabupaten Pati. Untuk bersama-sama lebih memajukan daerahnya lewat sepak bola," jelas manajer tim PSG Pati, Doni Setiabudi.

Pada launching ini, PSG Pati juga memperkenalkan deretan sponsornya. Antara lain; Bank Jateng, Bucherri, Garuda Food, Goklat, Samaco, The Safin Hotel, serta Mills sebagai penyedia apparel PSG Pati, yang juga menjadi apparel resmi Timnas Indonesia.

Berita Terkait