PSS Ikut Bersimpati atas Keputusan Klub yang Memilih Menghentikan Aktivitas

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 09 Jan 2021, 17:45 WIB
Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

Bola.com, Sleman - Direktur Utama (Dirut) PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, turut bersimpati dengan keputusan sejumlah tim Liga 1 menghentikan aktivitas karena ketidakjelasan nasib kompetisi. Ia merasa ini adalah konsekuensi yang cukup logis.

Kompetisi Liga Indonesia di tahun 2021 tak kunjung menemui jalan terang. Padahal tahun ini menjadi momentum bangkitnya persepakbolaan Indonesia yang sempat terganggu oleh pandemi COVID-19.

Advertisement

Wacana PSSI menggulirkan kompetisi di bulan Februari mendatang juga masih belum jelas, karena tak kunjung mendapat lampu hijau dari pemerintah. Alhasil sejumlah klub tak kuat menahan kondisi sekarang ini.

Diketahui Madura United dan Persipura Jayapura memilih membubarkan timnya belum lama ini. Sebagai imbas dari tidak adanya roda kompetisi yang menjadi mata pencaharian seluruh elemen di timnya.

Kondisi yang baru saja dialami kedua tim tersebut mengundang respons dari kontestan Shopee Liga 1 lainnya, yakni PSS Sleman. Tim asal Provinsi DIY tersebut masih mampu bertahan, meski status pemainnya diliburkan sejak bulan Oktober 2020 lalu.

"Melihat tim pada bubar, menurut saya ini konsekuensi logis karena pukulan paling telak adalah ketidakjelasan kompetisi. Membuat semua sudah berdarah-darah, tapi pertolongan tidak kunjung datang," terang Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo, Sabtu (9/1/2020).

"Secara mental dan finansial jadi pukulan telak," kata dia.

Pihaknya merasa ikut prihatin atas klub-klub yang mulai bertumbangan karena kompetisi terhenti berbulan-bulan lamanya. Marco Gracia berharap sesegera mungkin ada kejelasan dan keputusan resmi dari PSSI maupun PT LIB.

"Kami prihatin dan simpati, harus dihadapi bersama. Di PSS sendiri tetap dalam komitmennya sampai pada kemungkinan terburuk dan semua pemain masih komitmen sampai saat ini," jelas Marco Gracia Paulo.

Video

2 dari 2 halaman

Jacksen Berharap Keajaiban

Di tempat lain, pelatih Persipura Jayapura, Jacksen F. Tiago, pasrah dengan keputusan manajemen klub yang menghentikan aktivitas skuad, karena masalah finansial. Jacksen masih berharap adanya keajaiban agar timnya bisa tampil di Piala AFC 2021.

"Saya baru tahu kabar itu dari media. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan. Kalau sampai kapan dibubarkan, semua sudah jelas di pengumuman itu," kata Jacksen F. Tiago saat dihubungi wartawan.

"Soal Piala AFC, saya baca juga begitu. Kita doakan saja semoga ada keajaiban yang terjadi nanti," ucap pelatih asal Brasil itu.

Berita Terkait