PSIS Sepakat Memulai Shopee Liga 1 Musim Baru

oleh Vincentius Atmaja diperbarui 19 Jan 2021, 05:30 WIB
Gelandang Tira Persikabo, Rezky Ikhwan, berusaha melewati striker PSIS Semarang, Claudir Marini, pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (22/11). PSIS menang 2-1 atas Tira Persikabo. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Semarang - GM PSIS Semarang, Wahyu Winarto mengatakan bahwa usulan banyak klub agar kompetisi musim 2020 dibubarkan adalah keputusan yang tepat. Sejak jauh-jauh hari PSIS mengusulkan hal itu, meski kesepakatan yang baru saja diambil cukup terlambat.

"Memang sudah seharusnya bahwa kompetisi 2020 dinyatakan selesai. Sekarang baru diputuskan saya kira sudah terlambat. Tapi walaupun terlambat ya cukup dimaklumi," ungkapnya, Senin (18/1/2021).

Advertisement

Operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah menggelar rapat secara virtual dengan perwakilan seluruh klub, pekan kemarin. Disepakati bahwa Liga untuk musim 2020 dinyatakan berakhir.

Seperti diketahui, pelaksanaan Shopee Liga 1 musim lalu hanya berjalan tiga pertandingan. Liga ditangguhkan karena pandemi COVID-19. Setelah melewati awal tahun 2021, diputuskan untuk tidak dilanjutkan kembali.

Adapun beberapa poin juga dihasilkan dalam owners meeting tersebut, yakni ketentuan sistem degradasi yang harus dipertimbangkan lagi oleh PSSI untuk tahun ini, hingga vaksinasi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kompetisi.

Ketentuan-ketentuan itu baru akan diputuskan secara resmi pada rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI mendatang. PSIS Semarang pun menyerahkan semua wewenang kepada PSSI.

Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Musim 2021 Masih Tanda Tanya

Ilustrasi Liga 1 Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

Wahyu menegaskan, seharusnya keputusan tersebut diumumkan sejak akhir tahun kemarin. Alasannya adalah agar semua klub bisa berkonsentrasi pada persiapan menghadapi kompetisi tahun 2021.

Banyak hal yang masih bisa dilakukan klub, meski kondisinya tetap remuk redam akibat vakumnya kompetisi. Misalnya dengan menjajaki renegosiasi kontrak, atau mulai menjaring potensi mitra bisnis.

"Idealnya sudah diputuskan bulan Desember lalu. Sehingga di tahun ini semua mempersiapkan agar lebih baik lagi," kata pria yang akrab disapa Liluk.

"Saya kira di tahun 2021 ini juga belum ada yang memastikan kompetisi bisa digelar," jelasnya.

Berita Terkait