Liga Inggris: Lupa Posisi, Timo Werner Kena Omel Thomas Tuchel dalam Bahasa Jerman

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 09 Mar 2021, 16:50 WIB
Striker Chelsea, Timo Werner, duel udara dengan pemain Everton, Lucas Digne, pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Senin (8/3/2021). Chelsea menang dengan skor 2-0. (Glyn Kirk/Pool via AP)

Bola.com, London - Timo Werner kena omel sang manajer, Thomas Tuchel, saat Chelsea mengalahkan Everton 2-0 pada lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Selasa (9/3/2021) dini hari WIB. Tuchel marah-marah dalam bahasa Jerman karena Werner tidak bermain di posisinya selama sekitar 15 menit. 

Timo Werner diplot sebagai satu dari tridente yang diturunkan Chelsea, bersama Kai Havertz dan Callum Hudson-Odoi.

Advertisement

Kai Havertz dipasang menjadi False 9 dan tampil impresif sepanjang laga. Dia diapit oleh Werner yang diplot di sisi serang kanan, sedangkan Hudson-Odoi di sisi serang kiri.

Namun, Timo Werner tampaknya bingung posisi yang dinginkan oleh manajer sekaligus kompatriotnya itu. 

Selama 25 menit pertama pertandingan, belum ada serangan yang benar-benar berbahaya dari Chelsea. Alih-alih, Werner malah terlihat salah posisi, yang kemudian memicu reaksi Tuchel. 

Tuchel tertangkap kamera berteriak kepada Timo Werner dari pinggir lapangan dan mengatakan sang pemain harus mengubah posisinya. Dia juga menanyakan apakah Timo Werner memahami instruksinya atau tidak. Teriakan Tuchel itu bisa terdengar karena tertanggap oleh mikrofon TV. 

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

2 dari 2 halaman

Langsung Berganti Posisi

Striker Chelsea, Timo Werner, duel udara dengan pemain Everton, Michael Keane, pada laga Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, Senin (8/3/2021). Chelsea menang dengan skor 2-0. (Glyn Kirk/Pool via AP)

Apa yang dikatakan Thomas Tuchel kepada Timo Werner? "Timo berapa lama kamu berada di kiri?" teriak Tuchel dalam bahasa Jerman, seperti dilansir The Sun

"Kamu bermain di kanan! Dalam 15 menit terakhir kamu hanya bermain di kiri. Apakah kamu paham?" imbuh Tuchel. 

Setelah diomeli, Timo Werner langsung mengubah posisinya ke kanan. Enam menit berselang, Chelsea berhasil memecah kebuntuan. 

Ironisnya, gol bunuh diri Ben Godfrey itu merupakan hasil kreasi dari sisi kiri permainan Chelsea. Gol itu berasal dari kerja sama Hudson-Odoi dan Marcos Alonso, yang diteruskan tendangan Havertz yang mengenai  Ben Godfrey.

Sumber: The Sun 

Berita Terkait