Dorna Menilai Proses Pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia Sesuai Jadwal

oleh Hendry Wibowo diperbarui 08 Apr 2021, 16:17 WIB
Loris Capirossi (paling kanan) Safety Advisor Dorna dan Carlos Ezpeleta, Managing Director Dorna saat berkunjung ke Sirkuit Mandalika, Lombok, hari Rabu (07/04/2021). (Istimewa)

Bola.com, Jakarta - Carlos Ezpeleta, Managing Director Dorna penyelenggara MotoGP hadir langsung ke Sirkuit Mandalika, Lombok untuk memantau proges pembangunan sirkuit yang diplot sebagai tuan rumah MotoGP Indonesia 2021, Rabu (07/04/2021).

Selain Carlos ikut hadir eks pembalap MotoGP, Loris Capirossi yang notabene Safety Advisor Dorna dan juga Franco Uncini dari Federasi Sepeda Motor Internasional (FIM).

Advertisement

Pada kesempatan ini, mereka didampingi petinggi Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (PP IMI).

Dari rombongan PP IMI, ada nama Eddy Saputra. Dihubungi Bola.com, Kamis (08/04/2021), ia menceritakan respons Dorna terkait proses pembangunan Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia.

"Oke, katanya masih sesuai schedule. Mereka cuma lihat dari sisi kualitas saja kan, sudah oke. Ada beberapa titik yang harus diubah. Tapi overall sudah bagus, oke menurut mereka," kata Pa Haji-sapaan akrab Eddy Saputra.

"Tinggal overlay lapisan yang bagian atas, katanya bahannya harus impor. Targetnya sirkuit harus homologasi di bulan Juni-Juli. Inginnya di Juni, paling telat Juli," lanjutnya.

"Kalau pendapat saya pribadi, bakal sesuai jadwal pembangunan Sirkuit Mandalika," ucap pria yang kini menjabat sebagai Direktur Offroad Olahraga Motor PP IMI itu. 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Soal Rumah Sakit dan Hotel

Momen peninjauan ke Sirkuit Mandalika, Lombok, Rabu (07/04/2021). Tampak proses pengaspalan trek sudah berlangsung. (Istimewa)

Menurut pantauan Eddy Saputra sarana pendukung Sirkuit Mandalika untuk MotoGP Indonesia juga sedang terus dikebut pengerjaannya. Salah satunya hotel.

"Lagi disiapkan beberapa hotel bintang lima. Ada Pullman dan lain-lain. Hotel Pullman bahkan sudah mau jadi," cerita Eddy Syahputra.

"Rumah sakit yang sesuai standar gelaran MotoGP juga ada engga jauh dari Sirkuit Mandalika. Perjalanan sendiri dari bandara ke trek itu sekitar 20 km, 30 menit sampai," lanjutnya.

Untuk diketahui, Sirkuit Mandalika masuk daftar balapan cadangan MotoGP 2021. Jika pembangunan trek selesai, MotoGP Indonesia bisa menggantikan salah satu balapan musim ini jika ada yang dibatalkan akibat COVID-19.