Liga Inggris: Suka Posisi False Nine di Chelsea, Kode untuk Thomas Tuchel dari Kai Havertz

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 12 Apr 2021, 05:00 WIB
Gelandang Chelsea, Kai Havertz (tengah) melepaskan tendangan yang berbuah gol pertama timnya ke gawang Crystal Palace dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 pekan ke-31 di Selhurst Park, London, Sabtu (10/4/2021). Chelsea menang 4-1 atas Crystal Palace. (AP/Justin Tallis/Pool)

Bola.com, Jakarta - Penyerang Chelsea, Kai Havertz, tampil apik saat The Blues menang telak 4-1 atas Crystal Palace, Sabtu (10/4/2021). Bahkan pemain asal Jerman itu sukses mencetak gol pembuka dalam pesta gol timnya.

Chelsea kembali menemukan performa terbaiknya. Kemenangan ini menjadi bukti kebangkitan The Blues yang pekan lalu dihajar West Bromwich Albion dengan skor cukup telak 2-5.

Advertisement

Thomas Tuchel, sang manajer Chelsea, membuat sedikit perubahan dalam laga kontra Crystal Palace. Perubahan itu adalah dengan memainkan Christian Pulisic sebagai starter dan Kai Havertz digeser untuk bermain sebagai false nine.

Ternyata keputusan Thomas Tuchel itu membuat Kai Havertz merasa senang. Pemain asal Jerman itu mengaku sangat menikmati perannya dalam kemenangan telak Chelsea itu.

Video

2 dari 5 halaman

Pesan Havertz untuk Tuchel

Chelsea - Kai Havertz (Bola.com/Adreanus Titus)

Sebenarnya ini bukan pertama kalinya Havertz bermain sebagai false nine. Dia pernah mendapatkan kesempatan yang sama di era Frank Lampard lalu.

Namun, sepertinya kondisi sekarang jauh berbeda. Permainan Chelsea lebih matang dan Kai Havertz bisa bermain lebih baik.

"Ya, saya suka posisi itu [false nine]. Saya kira itu posisi bagus untuk saya. Dengan begitu Saya punya kebebasan untuk bergerak ke mana pun dan ya, tentu saya berharap bisa terus melanjutkannya," kata Havertz dikutip dari Football London.

"Tentu saja, di posisi saya, Anda selalu ingin mencetak gol. Beberapa bulan terakhir tidak berjalan mudah, saya tidak punya banyak kesempatan," lanjutnya.

3 dari 5 halaman

Menjawab Kritik

Bek FC Porto, Chancel Mbemba dan gelendang Chelsea, Kai Havertz bersaing memperebutkan bola pada leg pertama perempat final Liga Champions, Kamis (8/4/2021). Chelsea menang 2-0 Porto di laga yang digelar di tempat netral tersebut. (AP Photo/Angel Fernandez)

Musim pertama Havertz di Chelsea ini berjalan sulit. Dia sempat dianggap pembelian flop karena tidak kunjung tampil apik. Kini, perlahan-lahan Havertz membuktikan diri.

"Sekarang saya punya sejumlah kesempatan. Saya kira saya bisa mencetak satu atau dua gol lagi, tapi tentu saya senang. Kami senang dengan hasil itu," ujar Havertz.

"Saya kira di babak kedua ada satu atau dua peluang yang seharusnya bisa saya tuntaskan menjadi gol, tapi ternyata bukan itu yang terjadi," lanjutnya.

4 dari 5 halaman

Perjalanan Masih Panjang

Gelandang Chelsea, Christian Pulisic (kiri) bersama Kai Havertz merayakan gol kedua Chelsea yang dicetaknya ke gawang Crystal Palace dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021 pekan ke-31 di Selhurst Park, London, Sabtu (10/4/2021). Chelsea menang 4-1 atas Crystal Palace. (AP/Justin Tallis/Pool)

Kemenangan 4-1 atas Crystal Palace ini membuat Chelsea dipuji-puji, tapi Havertz tidak mau lupa diri. Pekan depan Chelsea akan menghadapi Porto di Liga Champions dan melawan Manchester City di semifinal Piala FA.

"Ketika Anda baru menang 4-1, mudah menyebut bahwa kami adalah tim dengan lini serang bagus," ujar Kai Havertz.

"Namun, saya kira kami harus membuktikannya lagi pekan depan, baru pada akhir musim nanti kami bisa bicara," tandasnya.

Sumber: Football London

Disadur dari: Bola.net (Richard Andreas, published 11/4/2021)

5 dari 5 halaman

Posisi Chelsea Saat Ini

Berita Terkait