Bek Persebaya Cemas Liga 1 2021 Tidak Bergairah karena Tanpa Degradasi

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 09 Mei 2021, 19:45 WIB
Bek Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol kedua timnya ke gawang Persib Bandung dalam laga perempatfinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). Persebaya kalah 2-3 dari Persib. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Bek Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin, mengomentari wacana kompetisi tanpa degradasi. Dia mengaku khawatir Liga 1 2021 kurang kompetitif.

Wacana penghapusan degradasi menjadi pembahasan dalam rapat komite eksekutif PSSI beberapa waktu lalu. Rencananya, hasil rapat tersebut akan dibawa ke Kongres Tahunan.

Advertisement

Menurut mantan penggawa PSS Sleman itu, peniadaan degradasi berpotensi membuat kompetisi berlangsung kurang seru. Klub bisa juga ogah-ogahan untuk bermain dengan serius.

”Mungkin kurang bergairah ya (Liga 1 tanpa degradasi). Kurang kompetitif juga,” ungkap M. Syaifuddin kepada Bola.net.

”Jadi takut mainnya asal-asalan karena enggak ada yang ditakutin. Kalah terus masih aman,” tegas pemain Persebaya Surabaya tersebut.

Video

2 dari 2 halaman

Kepastian Kompetisi

Bek Persebaya Surabaya, Mokhamad Syaifuddin. (Bola.com/Aditya Wani)

Namun, terlepas dari wacana degradasi yang menjadi perbincangan hangat, bek Persebaya Surabaya itu berharap PSSI segera memberi kepastian terkait kompetisi. Itu yang lebih penting.

”Sebagai pemain harapan paling penting adalah kompetisi jalan dulu atau izin kompetisi turun. Untuk masalah regulasi kami mengikuti dari federasi,” lanjut Syaifuddin.

Jebolan SAD Uruguay tersebut juga berharap PSSI bisa menggulirkan kompetisi sesuai rencana pada awal Juli mendatang. Sehingga klub dan pemain bisa menggelar persiapan.

Sumber: Bola.net (Mustopa Elabdy/Aga Deta, published 9/5/2021)

Berita Terkait