26 Atlet Indonesia Akan Bersaing di Olimpiade Tokyo, Kuota Masih Bisa Bertambah

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 18 Jun 2021, 14:07 WIB
Medali Olimpiade Tokyo 2020 resmi diumumkan kepada publik saat seremoni untuk merayakan momen satu tahun jelang Olimpiade di Tokyo, Rabu (24/7/2019). Medali yang didesain Junichi Kawanishi itu berdiameter 85 mm dan dihiasi gambar dewi Yunani, Nike serta logo Olimpiade. (Behrouz MEHRI/AFP)

Bola.com, Jakarta - Indonesia dipastikan mendapat tiga kuota tambahan untuk Olimpiade 2020 Tokyo. Cabang olahraga renang dan atletik yang memperoleh kesempatan tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Ferry J Kono mengatakan tiket didapatkan berdasarkan kuota negara, di mana renang menerima dua tiket untuk perenang putra dan putri dari jalur Universality Places. Sementara atletik dari jalur Unqualified Athlete.

Advertisement

“Untuk atletik, kami sudah menerima nama dari PB PASI, yaitu sprinter putri Alvin Tehupeiory. Sementara renang, kami masih menunggu pengajuan nama dari PB PRSI. Informasi terakhir yang kami terima mereka ingin melakukan seleknas dulu sebelum mengajukan nama atlet,” kata Ferry, Jumat (18/6).

Dengan tambahan kuota itu, kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo kini berjumlah 26 atlet. Mereka akan berkompetisi di delapan cabor, yaitu bulu tangkis (11 atlet), angkat besi (5), panahan (2), atletik (2), rowing (2), menembak (1), surfing (1), dan renang (2).

Jumlah ini masih bisa bertambah karena panahan dan voli pantai masih berjuang meraih tiket Olimpiade Tokyo lewat kualifikasi terakhir. Panahan menargetkan tambahan tiket untuk nomor recurve beregu di Piala Dunia 2021 Paris, pada 19-21 Juni. Sementara tim voli pantai akan turun di Piala Kontinental AVC 2021 di Nakhon Pathom, Thailand, pada 25-27 Juli.

“Kualifikasi masih berlangsung hingga akhir Juni. Harapan kami Indonesia bisa mendapatkan tambahan tiket Olimpiade. Kami percaya atlet-atlet Indonesia akan berjuang maksimal di kualifikasi terakhir,” ujar Ferry.

“Selain itu, kami juga masih menunggu jawaban dari Federasi Internasional untuk kepastian tiket, contohnya senam.” Pengukuhan Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo dijadwalkan berlangsung pada 5 Juli 2021, dilanjutkan pelepasan oleh Presiden RI Joko Widodo.

Khusus cabang olahraga bulutangkis Olimpiade Tokyo, tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan berangkat lebih dulu untuk melakukan training camp di Kumamoto pada 8 Juli 2021. Sementara rombongan besar bersama Chef de Mission (CdM), Rosan P. Roeslani, berangkat pada 21 Juli 2021.

Video

2 dari 2 halaman

Daftar Atlet Indonesia untuk Olimpiade Tokyo

Pemandangan umum menunjukkan Cincin Olimpiade di depan Stadion Nasional, tempat utama untuk Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, 100 hari sebelum upacara pembukaan di Tokyo pada 14 April 2021. (Charly TRIBALLEAU / AFP)

Bulutangkis

  • Anthony Sinisuka Ginting (Tunggal Putra)
  • Jonatan Christie (Tunggal Putra)
  • Gregoria Mariska Tunjung (Tunggal Putri)
  • Greysia Polii (Ganda Putri)
  • Apriyani Rahayu (Ganda Putri)
  • Kevin Sanjaya Sukamuljo (Ganda Putra)
  • Marcus Fernaldi Gideon (Ganda Putra)
  • Mohammad Ahsan (Ganda Putra)
  • Hendra Setiawan (Ganda Putra)
  • Praveen Jordan (Ganda Campuran)
  • Melati Daeva Oktavianti (Ganda Campuran)

Atletik

  • Lalu Muhammad Zohri (100 m putra)
  • Alvin Tehupeiory (100 m putri - Unqualified Athlete)

Panahan

  • Riau Ega Salsabila (Recurve perorangan putra)
  • Diananda Chairunisa (Recurve perorangan putri)

Menembak

  • Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba (10m air rifle)

Rowing

  • Mutiara Rahma Putri (Lightweight Women Double)
  • Melani Putri (Lightweight Women Double)

Surfing

  • Rio Waida (man shortboard)

Angkat Besi

  • Eko Yuli Irawan (61 kg putra)
  • Deni (67kg putra)
  • Rahmat Erwin Abdullah (73kg putra)
  • Windy Cantika (49kg putri)
  • Nurul Akmal (+87kg putri)

Renang

  • Perenang Putra (Universality Places)
  • Perenang Putri (Universality Places)

Berita Terkait