Veddriq Leonardo Sabet Gelar Juara Dunia Panjat Tebing, Ini Tanggapan Komisi X

oleh Nandang Permana diperbarui 10 Jul 2021, 08:02 WIB
Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo (foto: fpti.or.id)

Bola.com, Jakarta - Masyarakat Indonesia mendapat kabar gembira pada momen sulit karena pandemi COVID-19 yang masih belum terkendali.

Kabar gembira datang dari atlet panjang tebing Indonesia, Veddriq Leonardo yang berhasil menyabet gelar juara di ajang IFSC Climbing World Cup Villars di Swiss, Jumat (02/7/2021) yang lalu.

Advertisement

Seperti diketahui, pada ajang tersebut atlet kelahiran kalimantan Barat tersebut meraih waktu tercepat 5,32 detik ketika memanjat dinding setinggi 15 meter.

Anggota Komisi X DPR RI yang membidangi Olahraga, Hetifah Sjaifudian mengaku bangga dan berterimakasih kepada Veddriq Leonardo dan Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FTI) atas prestasi yang ditorehkan.

"Untuk dapat menuai prestasi atlet membutuhkan proses yang panjang, di antaranya pembinaan dan seleksi yang berkesinambungan dari daerah hingga ke pusat," kata Hetifah Sjaifudian kepada Bola.com, Sabtu (10/7/2021).

"Oleh karena itu, selain ucapan selamat kepada Veddriq, saya juga memberikan apresiasi kepada PB FPTI yang telah berhasil menjalankan program yang terukur dan terencana hingga mampu mencetak keberhasilan ini,” lanjutnya. 

 

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Panjat Tebing dalam Desain Besar Keolahragaan Nasional

Veddriq Leonardo (Sumber: Instagram/veddriq)

Lebih lanjut, Hetifah juga singgung target Panjat Tebing dalam Desain Besar Keolahragaan Nasional.

"Hingga tahun 2032, panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang ditargetkan potensi emas dalam Desain Besar Keolahragaan Nasional. Oleh karena itu, tentu saja proses regenerasi atlet harus diprogram dari sekarang,” ungkapnya.

Terakhir, Hetifah berharap pemerintah segera membangun pusat latihan terpadu agar pembinaan atlit beerjalan dengan baik dan memunciulkan atlet-atlet berpresti kedepannya.

"Untuk mencetak atlet kualitas dunia tentu saja membutuhkan fasilitas yang memadai dan merata di seluruh Indonesia," Hetifah menuturkan.

"Oleh karena itu, saya dukung program Kemenpora terkait percepatan pembangunan 10 sentra latihan nasional atlet talenta muda/usia SMP di berbagai daerah di Indonesia. Dengan begitu, akan segera timbul Veddriq-Veddriq muda lainnya," lanjutnya. 

Berita Terkait