Jepang Tarik Warga di Indonesia, Arema Siap Berkomunikasi soal Renshi Yamaguchi

oleh Iwan Setiawan diperbarui 17 Jul 2021, 17:45 WIB
Renshi Yamaguchi saat latihan dengan Arema FC di Stadion Gajayana Malang. (Iwan Setiawan/Bola.com)

Bola.com, Malang - Lonjakan kasus virus corona di Indonesia saat ini masih tinggi. Pemerintah Jepang berupaya melakukan evakuasi kepada warganya yang ada di Indonesia. Caranya dengan menyediakan pesawat khusus bagi warga Jepang yang ingin pulang.

Arema FC jadi salah satu tim Liga 1 yang mengikuti kabar ini. Maklum di skuad Singo Edan ada satu pemain asal Jepang, Renshi Yamaguchi yang baru dikontrak bulan lalu.

Advertisement

"Terkait pemerintah Jepang yang berupaya proteksi terhadap warganya, sejauh ini kita belum dapat surat resmi. Baik dari kedutaan Jepang atau pihak terkait. Kita akan respon dan bantu komunikasi dengan Renshi seperti apa yang terbaik,” kata Media Officer Arema, Sudarmaji.

Jika memang semua warga Jepang wajib pulang, Arema tidak bisa menahan Renshi Yamaguchi. Tapi jika masih ada toleransi karena Renshi ingin terus menjaga kondisi dengan Arema, pastinya akan dilakukan komunikasi lebih lanjut.

Sebenarnya, saat ini Renshi juga masih dalam proses adaptasi dengan tim Arema. Selain itu, Singo Edan memberika program latihan individu kepadanya di masa PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat hingga akhir Juli.

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Arema Dukung Pemerintah

Pemain asing Arema FC, Renshi Yamaguchi (kanan), bersama pelatih Singo Edan, Eduardo Almeida, saat proses perkenalan. (Dok. Arema FC)

Intinya, Arema tetap mendukung apa yang jadi aturan dari pemerintah. Tapi mereka juga berharap kompetisi segera diputar. Itu menyangkut eksistensi klub.

Arema sendiri sudah terlanjut mengontrak pemain asing dan lokal sekitar 10-12 bulan. Jika kompetisi molor, pasti ada penambahan kontrak yang nantinya harus diberikan.

Kembali ke persoalan Renshi Yamaguchi. Saat ini Arema juga ikut menjaga keselamatan sang pemain. Sabtu pagi tadi (17/07/2021), pemain 28 tahun itu juga mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh Presiden Arema, Gilang Widya Pramana di kantor Juragan 99 Trans di Malang.

Selain Renshi, ada juga Adilson Maringa, tim Arema Putri dan para pemain, official sampai karyawan Arema yang belum mendapatkan vaksin.

Berita Terkait