Liga Spanyol: Cedera Ousmane Dembele Bikin Ronald Koeman Frustrasi

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 19 Jul 2021, 22:15 WIB
Penyerang Barcelona, Ousmane Dembele, mengontrol bola saat melawan Real Sociedad pada laga semifinal Piala Super Spanyol di Stadion Nuevo Arcangel, Rabu (13/1/2021). Barcelona menang adu penalti dengan skor 3-2. (AP/Jose Breton)

Bola.com, Barcelona - Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, frustrasi dengan cedera yang dialami Osumane Dembele. Koeman berharap Dembele bisa cepat pulih dan kembali bermain.

Ousmane Dembele kembali mengalami cedera saat membela Timnas Prancis di Euro 2020. Cedera tersebut membuat Dembele harus naik meja operasi.

Advertisement

Akibatnya, Barcelona akan kehilangan mantan pemain Borussia Dortmund tersebut selama empat bulan. Hal tersebut tentu saja menjadi kerugian buat El Barca, karena Dembele memiliki peran penting di lini depan.

"Saya sangat kecewa dengan cedera yang dialaminya. Situasi dengan kontraknya juga rumit," kata Koeman seperti dikutip Marca.

"Ini disayangkan baginya dan juga kami. Dia banyak berkontrobusi tahun lalu. Saya berharap dia bisa segera kembali," tegas Koeman.

Ousmane Dembele bergabung dengan Barcelona dari Dortmund pada 2017. Sejauh ini, pemain berusia 24 tahun itu sudah mengoleksi 118 penampilan dan sukses mencetak 30 gol serta 21 assist.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Upayakan Perpanjang Kontrak

Dalam sebuah skema permainan, bukan hanya striker yang mampu mencetak gol dan mampu membahayakan pertahanan lawan. Sosok pemain sayap kanan juga sangat berperan besar sebagai pembeda. Berikut 5 sayap kanan termahal di dunia higga saat ini. (AFP/Cristina Quicler)

Barcelona saat ini sedang berupaya untuk memperpanjang kontrak Ousmane Dembele. Sang pemain saat ini terikat kontrak sampai 30 Juni 2022.

Barcelona merasa dilema dengan situasi yang dialami Dembele. Namun, manajemen klub tetap berharap bisa segera menyegel kesepakatan baru dengan Dembele.

Namun, sang winger harus bersedia memotong gajinya dalam kesepakatan barunya nanti. Hal itu dilakukan untuk mengurangi beban finansial Barcelona.

Sumber: Marca

Berita Terkait