Tanyakan pada Thomas Tuchel Betapa Puyengnya Melatih PSG yang Ada Neymar dan Kylian Mbappe

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 11 Okt 2021, 19:30 WIB
Neymar dan Kylian Mbappe saat PSG menghadapi Montpellier di Parc des Princes, Paris (1/2/2020). (AFP/Martin Bureau)

Bola.com, Jakarta - Thomas Tuchel, menjadi saksi bahwa melatih PSG bukan perkara yang mudah dilakukan.

PSG acap kali berganti pelatih dalam beberapa musim terakhir. Di PSG, sukses meraih gelar domestik tidak dianggap sebagai kisah sukses. Mereka punya ambisi yang sangat besar untuk berjaya di Eropa.

Advertisement

Sejak Januari 2012, PSG punya lima pelatih berbeda. Dimulai dari Carlo Ancelotti, PSG kemudian menunjuk Laurent Blanc, Unai Emery, Thomas Tuchel, dan Mauricio Pochettino sebagai pelatih. Nama-nama itu punya skuad yang mewah di PSG.

Punya skuad yang mewah bukan jaminan bakal melatih dengan muda. Tuchel mengalami hal tersebut di PSG. Tuchel punya Neymar dan Kylian Mbappe di skuadnya. Tapi, pada periode tertentu, mereka justru menjadi masalah.

"Tidak mudah untuk melatih Neymar dan Mbappe. Saya mengalami saat-saat sulit di PSG bersama, saya harus meninggalkan pemain yang sebelumnya bermain bagus dan kadang itu menjadi berat," ucap Tuchel dikutip dari Football London.

Neymar dan Mbappe cenderung memulai laga dari sisi kiri. Secara teknis, Tuchel harus menemukan solusi agar keduanya bisa bermain bersamaan dengan peran yang sesuai.

"Apa yang diminta untuk Neymar, misal, lebih baik di sisi kiri. Mengapa saya harus memulai dan memulai diskusi ini? Saya harus menemukan solusi terbaik di sisi kiri lapangan, menciptakan situasi untuk menemukannya dan memberikannya pilihan," katanya.

2 dari 4 halaman

Sukses di Chelsea

Thomas Tuchel. Didatangkan Chelsea dari PSG pada tengah musim 2020/2021 menggantikan Frank Lampard. Dirinya langsung mempersembahkan trofi Liga Champions usai menang 1-0 atas Manchester City dalam partai final di Dragao Stadium, Porto, 29 Mei 2021. (AFP/Susana Vera/Pool)

Tuchel membawa PSG melangkah ke final Liga Champions, sebelum akhirnya kalah dari Bayern Munchen. Bagi Tuchel, melatih PSG bukan tugas yang mudah. Tapi, dia banyak belajar dari momen yang dilalui bersama PSG.

"Anda juga dapat mengkritik sang juara, bintang, karena para pemain tahu bahwa mereka harus mengambil tanggung jawab. Senang bermain dengan bintang-bintang di PSG, itu membuat menjadi pelatih Lukaku lebih mudah," kata Tuchel.

Tuchel meraih sukses bersama Chelsea. Pada musim pertamanya, datang pada Januari 2021, Tuchel langsung memberi gelar Liga Champions pada Chelsea. Gelar yang gagal didapatnya bersama PSG di musim sebelumnya.

 

Sumber: Football London

Disadur dari: Bola.net (Asad Arifin, 11/10/2021)

3 dari 4 halaman

Jadwal Liga Inggris

Premier League - Ilustrasi Piala Premier League (Bola.com/Adreanus Titus)

Sabtu (16/10/2021)

  • Watford Vs Liverpool
  • Southampton Vs Leeds
  • Norwich Vs Brighton
  • Aston Villa Vs Wolves
  • Leicester Vs Man Utd
  • Man City Vs Burnley
  • Brentford Vs Chelsea

Minggu (17/10/2021)

  • Everton Vs West Ham
  • Newcastle Vs Spurs

Selasa (19/10/2021)

  • Arsenal Vs Crystal Palace

 

4 dari 4 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait