Piala Thomas 2020: Pelatih Bulutangkis Indonesia Beberkan Kunci Kemenangan Marcus / Kevin Lawan Denmark

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 16 Okt 2021, 21:47 WIB
Atlet bulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat tampil melawan wakil Malaysia di ajang Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Jumat (15/10/2021). (Badminton Photo/Yohan Nonotte)

Bola.com, Aarhus - Pasangan ganda putra Marcus Gideon/Kevin Sanjaya sukses memperpanjang napas Indonesia berkat kemenangan 21-13, 10-21, 21-15 atas Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmus dalam 55 menit. Skor Indonesia dan Denmark pun jadi 1-1 pada semifinal Piala Thomas 2020.

Pertarungan antara Minions dengan Astrup/Rasmussen berjalan ketat. Dukungan penonton tuan rumah yang memadati Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Sabtu (16/10/2021) sore, benar-benar dimanfaatkan wakil tuan rumah, terutama di gim kedua.

Advertisement

Gim pertama, Minions sukses memenangi laga dengan 21-13. Namun di gim kedua, ada perubahan strategi lawan yang cukup berhasil. Hasilnya di gim kedua menjadi milik pasangan Denmark dengan 21-10.

Kepala pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi, menyebut di gim kedua, Marcus/Kevin kehilangan momen. Kaki Marcus yang kurang lincah, akhirnya diminta lebih banyak bermain dari depan.

"Saya minta Marcus/Kevin untuk mengajak bermain panjang-panjang karena lawan menyerang dan maju terus. Lawan mengubah strategi, kami pun juga harus mengubah strategi. Yang pasti mereka menang karena punya semangat kuat untuk menang," tutur Herry.

 

2 dari 3 halaman

Ditentukan pada Gim Ketiga

Atlet bulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat tampil melawan wakil Malaysia di ajang Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Jumat (15/10/2021). (Badminton Photo/Yves Lacroix)

Gim ketiga, Marcus/Kevin sudah memimpin sempat didekati hingga 10-7. Pengembalian smash yang nyangkut membuat interval gim ketiga jadi milik andalan Merah-Putih dengan skor 11-7.

Dua kesalahan lawan menambah skor menjadi 13-8. Pengamatan Kevin yang salah skor berubah menjadi 13-9. Dua kali smash dan penempatan Marcus yang tak terjangkau lawan, menambah skor menjadi 17-10.

Cegatan Kevin dengan menempatkan shuttlecock jauh dari jangkauan lawan, skor pun berubah menjadi 18-14. Smash Kevin menambah jadi 19-14. Placing Kevin ke tempat kosong, 20-15. Namun gim penentuan akhirnya menjadi milik Indonesia dengan skor 21-15.

 

3 dari 3 halaman

Bersyukur Bisa Bantu Indonesia

Atlet bulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat tampil melawan wakil Denmark di semifinal Piala Thomas 2020 yang berlangsung di Denmark, Jumat (15/10/2021). (AP via Ritzau Scanpix/Claus Fisker)

Kevin dan Marcus bersyukur bisa membantu Indonesia menyamakan kedudukan menghadapi Denmark.

"Bersyukur bisa menyumbangkan angka. Bisa menyamakan kedudukan 1-1 itu sangat penting. Senang bisa menyamakan kedudukan 1-1. Melawan pasangan tuan rumah ini selalu tidak mudah dan selalu ramai," tutur Kevin.

"Kami tentu ingin menang, kalau kami sampai kalah dan ketinggalan 0-2 itu membuat perjuangan reman-teman sangat berat," ujar Marcus.